Intinya:
- Terjebak dalam Ritual Tahunan yang Mengerikan: Bagi warga Cipinang Melayu, banjir bukanlah bencana tak terduga, melainkan tamu tak diundang yang selalu datang setiap tahun. Namun, apa yang terjadi pada awal 2020 mengubah segalanya, melampaui semua banjir yang pernah mereka alami dalam satu dekade terakhir.
- Ketika Air Bah Menelan Rumah Dua Lantai: Bayangkan air naik begitu cepat hingga menenggelamkan rumah dua lantai sampai ke atapnya. Seorang warga bernama Agus menyaksikan harta bendanya terendam, namun di tengah kepanikan itu, sebuah dilema keluarga yang lebih besar muncul saat ayahnya menolak untuk dievakuasi.
- Kisah Pilu di Atas Perahu Karet: Di tengah kepungan air bah, sebuah perahu karet menjadi satu-satunya harapan. Saksikan momen dramatis saat tim Basarnas mengevakuasi Agus dan ibunya, meninggalkan sang ayah yang memilih bertahan, dan mengungkap ketidakpastian nasib mereka yang kehilangan tempat untuk tidur malam itu.
Suara.com - Kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur menjadi tempat langganan banjir. Setiap tahunnya, warga di sana akrab dengan genangan air dengan ketinggian yang bervariasi.
Awal tahun 2020, tepatnya pada Rabu (1/1/2020), ketinggian air di RT02/RW04 Kelurahan Cipinang Melayu mencapai atap rumah. Hingga saat ini, banjir tak kunjung surut.
Seorang warga bernama Agus (43) bercerita soal banjir yang menerjang permukimannya.
Hujan yang turun sejak Selasa (31/12/2019) kemarin sore merendam sebagian harta benda miliknya.
"Setiap tahun banjir. Selain tahun 2007, sekarang ini banjir paling besar. Rumah saya dua lantai, ketinggian air hampir setengah rumah saya," kata Agus saat berbincang dengan Suara.com.
Hujan deras berujung banjir sudah akrab dengan Agus sekeluarga. Dia tinggal bersama kedua orang tuanya yang sudah uzur, yakni Yustin dan Anton.
"Tahun 2002, 2005, 2007 saya masih berani keluar rumah. Tahun ini air tinggi sekali. Banyak yang tidak bisa diselamatkan. Tempat tidur tidak bisa diangkat. Kursi, lemari, dan perabotan elektronik terendam air," sambungnya.
Rabu Sore, sekitar pukul 16.30 WIB, perahu karet milik Basarnas DKI Jakarta berlabuh di depan rumah Agus. Yustin dan Anton tampak berada di lantai dua rumahnya.
Baca Juga: Jadi Langganan Banjir, Warga Cipinang Melayu: Tahun Ini Paling Parah
Petugas dari Basarnas lantas mengevakuasi Agus dan ibunya. Sementara, Anton memilih bertahan di rumahnya.
"Bapak memilih di rumah, ya dia hanya ingin di rumah," papar Agus.
Saat sampai di perbatasan antara air dan daratan, Agus masygul. Dia belum tahu nanti malam ingin tidur di mana.
"Bapak mau di rumah saja. Dua berharap air nanti surut. (Kami) Belum tahu mau mengungsi di mana," kata Agus.
Berita Terkait
-
Ibu di Koja Jakarta Utara Tewas Kesetrum Korsleting Kulkas saat Banjir
-
Jakarta Oh Jakarta: Tutup 2019 dengan Kenangan, 2020 Dibuka Pakai Genangan
-
Harapan Korban Banjir Kampung Makassar: Semoga Enggak Hujan Lagi
-
Kunjungi Korban Banjir di Kampung Melayu, Anies Didamprat Warga
-
19.079 Warga Jakarta Sudah Mengungsi, BPBD: Waspadai Banjir Susulan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733