Suara.com - Genangan air akibat banjir yang melanda Kampung Pulo, Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur mulai surut, Kamis (2/1/2020) sore.
Sejumlah petugas Pemadam Kebakaran dan Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum atau PPSU mulai membersihkan bahu jalan.
Pantauan Suara.com, Kamis sekitar pukul 16.30 WIB, sejumlah petugas pemadam kebakaran dan PPSU terlihat tengah membersihkan bahu jalan dari lumpur dan sampah sisa-sisa material yang terbawa banjir.
Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur Muchtar Zakaria mengatakan, setidaknya ada 50 personel pemadam kebakaran dan delapan unit mobil yang dikerahkan untuk membersihkan jalan.
Selain itu, dalam melakukan upaya sterilisasi jalan dari material sisa banjir, pihaknya turut dibantu oleh petugas PPSU.
"Jadi kami lakukan pembersihan-pembersihan jalan raya ini supaya secepat mungkin bisa dilalui oleh kendaraan kembali," kata Zakaria di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur.
Selain melakukan pembersihan jalan, Zakaria mengatakan pihaknya turut berupaya menyurutkan beberapa titik banjir yang berada di wilayah pemukiman di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.
Sebab, kata dia, meski di sekitar Jalan Raya Jatinegara Barat kekinian telah surut beberapa pemukiman warga di Kampung Pulo kekinian masih ada yang tergenang banjir hingga 1 meter.
"Ada dua unit pompa yang melakukan penyedotan karena beberapa rumah unit warga masih digenangi air kurang lebih tingginya sampai 1 meter," ungkapnya.
Baca Juga: Cerita Ary Terobos Banjir Kampung Pulo Demi Evakuasi Istri Hamil Besar
Untuk diketahui, berdasarkan pantauan suara.com, sejumlah warga Kampung Pulo yang terdampak banjir tampak mendirikan tenda-tenda darurat di sepanjang trotoar Pasar Jatinegara, Jakarta Timur.
Sementara, genangan air setinggi 30 sentimeter tampak masih terlihat di sepanjang Jalan Kampung Pulo V yang berada persis di pinggir kali Ciliwung.
Berita Terkait
-
Korban Banjir Jakarta di IKPN Butuh Bantuan Popok hingga Baju Anak-anak
-
Ketinggian di Pintu Air Manggarai Capai 750 cm, Anies: Hampir Normal
-
Nikita Willy Berharap Banjir di Jakarta Cepat Selesai
-
Menteri PMK: Kalau Jakarta Tak Sanggup Atasi Banjir, Kami Tetapkan Darurat
-
Usai Diterjang Banjir, Warga Cipinang Melayu Ramai-ramai Bersihkan Rumah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?