Suara.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan pemeriksaan dan pembersihan gardu-gardu distribusi yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten.
Salah satu daerah yang masih mengalami pemadaman adalah kawasan Jasinga, Kabupaten Bogor. Tidak hanya banjir, Jasinga juga dilanda longsor, tepatnya pada Rabu (1/1/2020).
Hingga Sabtu (4/1/2020), beberapa daerah terdampak banjir dan longsor di kawasan tersebut, seperti Desa Cisarua, Kiara Pandak, Cileuksa, Pasir Madang dan sekitarnya, masih belum dapat diakses.
"Hari ini (Senin (6/1/2020), jika aksesnya sudah bisa dibuka, tentu daerah terdampak banjir dan longsor di Jasinga dan sekitarnya akan kami periksa. Kami bersama dengan BPBD akan membuka akses jalan. Ada sekitar 61 gardu, kita akan lihat, apakah listriknya aman untuk dinyalakan," ujar Executive Vice President Corporate Communication and CSR, Made Suprateka.
Sementara di Jakarta, listrik di hampir sebagian besar wilayah terdampak banjir telah menyala. Beberapa daerah yang masih terendam, seperti beberapa daerah di Cengkareng dan Duri, Jakarta Barat masih dipadamkan sementara, demi keamanan dan keselamatan.
"Beberapa kawasan Cengkareng masih banjir cukup tinggi, begitu juga di kawasan Duri, seperti di Green Village, masih ada genangan air. Mohon masyarakat bersabar, semua demi keselamatan kita semua," tambahnya.
Hingga pukul 08.00 WIB, sebanyak 97,1 persen gardu distribusi terdampak banjir telah menyala. Adapun dari total 6.318 gardu distribusi terdampak banjir, PLN telah menyalakan 6.131 gardu dan sisa 187 gardu yang masih dipadamkan sementara, demi keamanan warga.
Ketika gardu distribusi, jaringan listrik hingga sambungan ke rumah pelanggan dinyatakan aman, maka PLN akan meminta persetujuan warga yang diwakili ketua RT/RW atau tokoh masyarakat, menandatangani berita acara yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.
Namun ketika instalasi rumah pelanggan mengalami kondisi yang belum aman, pelanggan dapat menghubungi posko-posko pelayanan PLN untuk meminta bantuan agar dilakukan pengecekan terhadap instalasi rumah yang mengalami gangguan.
Baca Juga: 4 Imbauan PLN Terhindar dari Kesetrum saat Banjir
Berita Terkait
-
Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Kembangan, Bantu Pembersihan Pasca Banjir
-
PLN Pastikan Listrik Jakarta Normal Kembali Usai Salat Jumat
-
Menteri BUMN Apresiasi PLN Tangani Kelistrikan di Jabodetabek dan Banten
-
Listrik di Wilayah Banjir Masih Padam, Menteri Erick: Demi Keamanan
-
4 Imbauan PLN Terhindar dari Kesetrum saat Banjir
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja
-
KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan
-
Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas
-
Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar
-
Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?
-
Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital
-
Satgas Pangan Polri Cium Aroma Kartel di Balik Amblesnya Harga TBS Sawit
-
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Langsung Suarakan Hapus Outsourcing
-
Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun