Suara.com - Reynhard Sinaga, mahasiswa Indonesia telah melakukan aksi pemerkosaan terbesar di Inggris selama beberapa tahun hingga ditangkap pada 2017. Kejahatannya terungkap setelah polisi menemukan ratusan video di ponselnya.
Seperti dilaporkan BBC, Selasa (7/1/2020), polisi menemukan sebuah rekaman video yang memperlihatkan Reynhard memperkosa korban terakhirnya pada 2 Juni 2017. Video itu ditemukan dalam ponsel milik Reynhard.
Kejadian berawal saat Reynhard memerkosa korban terakhirnya, seorang remaja pria yang terpisah dari teman-temannya saat di klub malam The Factory. Korban yang behasil kabur lantas memanggil polisi.
Polisi awalnya menangkap si remaja karena menganiaya Reynhard saat berusaha kabur. Polisi yang awalnya simpatik kemudian curiga dengan tingkah Reynhard karena pria gay ini terus meminta ponselnya.
Ponsel milik Reynhard kemudian diamankan. Polisi tambah curiga saat Reynhard sempat beberapa kali memberikan serangkaian angka palsu untuk nomor pin ponselnya.
Ketika diperiksa, sebuah rekaman video ditemukan tentang Reynhard memperkosa remaja yang ditangkap. Ponsel Reynhard lainnya entah bagaimana berakhir di saku remaja (korban terakhir).
Dua ponsel diamankan polisi. Telepon itu telah digunakan Reynhard untuk merekam sekitar 800 video perkosaan terhadap pria yang tidak sadar.
Dalam video tersebut para korban sering kali diperkosa beberapa jam. Beberapa video juga menunjukkan Reynhard terlihat secara paksa menahan pria-pria korbannya.
Meskipun korban tidak sadar, mereka terekam berusaha memberontak. Bahkan seorang korban terlihat muntah saat diserang.
Baca Juga: Ruko Alfamart Ambruk di Slipi Belum Selesai Diratakan
Untuk menemukan para korban, detektif menggunakan video-video di ponsel dan mengidentifikasi lewat kartu identitas, foto-foto yang diunduh Reynhard, hingga memeriksa profil pertemanan Reynhard di media sosial.
Ketika kekurangan informasi pengidentifikasian, para penyelidik mencoba teknologi pengenal wajah, menghubungi universitas setempat, dan bertanya kepada pasukan polisi lain di Inggris apakah mereka kenal salah satu dari korban.
Setelah petugas membuat berhasil identifikasi, orang itu akan didekati dan diberi tahu bahwa dia telah menjadi korban pelanggaran seksual.
Untuk diketahui, Sinaga dihukum karena 159 serangan, termasuk 136 pemerkosaan, delapan percobaan perkosaan dan 15 serangan tidak senonoh terhadap 48 korban. Empat uji coba perkosaan diadakan selama 18 bulan.
Polisi menemukan rekaman video terkait penyerangan Sinaga kepada 195 pria yang berbeda, dimana 70 di antaranya belum dilacak. Pihak berwajib yakin angka ini bisa lebih tinggi.
Sebab video-video yang ditemukan polisi berasal dari 2015 hingga 2017. Padahal Sinaga datang ke Inggris pada 2007.
Sumber mengatakan "Apa yang dia lakukan pada tahun-tahun berikutnya tidak diketahui dan mungkin ada lebih banyak korban."
Berita Terkait
-
Perkosa Ratusan Pria, Orang Tua Reynhard Sinaga Tak Tahu Kejahatan Putranya
-
GHB, Obat Bius yang Polisi Yakini Digunakan Reynhard Sinaga
-
Reynhard Sinaga Pakai Ramuan Sihir Hitam untuk Memangsa Korbannya
-
Trending Topic Twitter Pagi Ini Dibanjiri Kasus Reynhard Sinaga
-
Sosok Reynhard Sinaga, Mahasiswa Indonesia Pemerkosa Ratusan Pria Inggris
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
Terkini
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya