Suara.com - Seorang bocah laki-laki bernama Abyan Hazri Muhammad Ray memilih kabur dari rumah di desa Sibaragas Toruan, Kecamatan Pagaran, Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara lantaran kerap disiksa ibu dan pembantu rumah tangga.
Dikutip Medanheadlines.com--jaringan-- Suara.com, Selas (7/1/2020), kisah penyiksaan yang menimpa bocah berusia tujuh tahun ini terkuak setelah warga menemukan korban di hutan Desa Lumban Motung dengan kondisi memprihatinkan.
Berbagai perlakuan kasar bahkan tak manusiawi kerap dirasakan Abyan.
Diduga, Yanti Mulyani bersama suaminya, Eben Pasaribu alias Tige kerap menganiaya korban dengan cara memukul kepalanya hingga mengalami luka-luka. Kekerasan ini juga dirasakan Abyan dari pembantu rumah Eben, Nuraini Sinaga dan Lambar.
"Aku tidur di bak mandi yang baru dibuat, makan pun kadang tak diberi," kata Abyan dengan polos.
Siksaan lain juga kerap dirasakan Abyan. Badannya kerap dipukul menggunakan bambu berukuran gagang sapu hingga patah. Bocah ini nekat lari sejauh sepuluh kilometer dari rumahnya menuju Desa Lumban Motung.
Saat ditemui, Abyan mengaku mendapatkan tindakan kekerasan hanya karena hal sepele. Bahkan, bocah putus sekolah ini diduga pernah diberi makan kotoran ayam.
Sementara itu, abang Abyan, Fauzan Ray sengaja dipisahkan darinya agar kedua orang tuanya leluasa menganiaya korban. Hal ini membuat ayah kandung Abyan Hasrizal Ray melaporkan kasus tersebut ke Polres Tapanuli Utara.
Perpisahan antara orang tuanya ini seolah menjadi petaka bagi Abyan. Mulai penganiayaan, perlakuan tak wajar hingga tak diperbolehkan mengenyam pendidikan dialami bocah berusia tujuh tahun ini.
Baca Juga: Marahi Menantu, Baehaki Tewas Dianiaya Anaknya Pakai Roda Traktor Sawah
Hal ini pun memicu amarah bagi warga sekitar. Keluarga berharap, kasus ini segera menjadi perhatian bagi penegak hukum. Kini Abyan diamankan pihak keluarga di kota Medan.
Berita Terkait
-
Mengamuk Gegara Uang Rp 20 Ribu, Siti Dipukuli Suaminya Pakai Sandal
-
Digebuki Suami Posesif Pakai Rantai, Istri Pulang Kerja Babak Belur
-
Suka Dianiaya Suami, Istri Buta dan Lumpuh Tewas dalam Kondisi Hamil
-
Sering Selingkuh dan KDRT, Kemaluan Suami Diinjak Istri sampai Semaput
-
Aksinya Viral, Istri Muda Penganiaya Suami Stroke Dibawa ke RS Jiwa Grogol
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak
-
Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'
-
Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli