Suara.com - BD (57) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, nekat menceburkan diri ke laut dari atas kapal yakni KMP Mulia Nusantara pada Rabu (8/1/2020) sekitara pukul 11.00 WIB.
Peristiwa itu bermula saat KMP Mulia Nusantara melakukan olah gerak dari Dermaga Air Putih, Bengkalis menuju Dermaga Sungai Pakning.
Di sanalah, Pegawai BPBD Bengkalis yang tercatat sebagai warga Jalan Sudirman, Kecamatan Bengkalis ini nekat melakukan aksinya dengan terjun ke laut. Spontan, peristiwa itu membuat penumpang lainya menjadi heboh dan panik.
"Sekitar lebih kurang 20 menit perjalanan salah seorang penumpang (korban) dengan tiba-tiba terjun ke laut," kata kepala UPT Penyebrangan, Fauzi sebagaimana dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com).
Melihat kejadian tersebut, pihak kapal yang ditumpagi korban langsung menghubungi KMP Swarna Putri yang ada di belakang untuk membantu mengevakuasi korban.
"Karena di saat kejadian itu, hanya KMP Swarna Putri yang berdekatan dengan korban," ujar Fauzi.
Selang satu jam peristiwa itu, akhirnya pihak KMP Swarna Putri berhasil mengevakuasi korban ke pelabuhan Air Putih Bengkalis.
"Korban langsung dilarikan ke RSUD Bengkalis untuk mendapatkan pertolongan medis," kata Fauzi.
Dari keterangan saksi, korban dari Bengkalis hendak menuju Kota Dumai dengan kepentingan akan menyelesaikan masalah utang piutang.
Baca Juga: Curiga Lama di Kamar Mandi, PNS Bengkalis Ditemukan Tewas Gantung Diri
"Dari keterangan saksi bersama korban, menuju Dumai dengan tujuan menyelesaikan masalah utang piutang korban," katanya.
Terpisah, Kepala Badan BPBD Bengkalis Tajul Mudoris membenarkan bahwa korban adalah anggotanya. Namun, ia belum mengetahui penyebab aksi nekat pegawainya itu hingga melompat ke laut.
"Memang benar (korban) bernama BD, anggota pegawai BPBD Bengkalis, tapi belum tahu apa motif sehingga dia nekat begitu," ujar Tajul.
Berita Terkait
-
Curiga Lama di Kamar Mandi, PNS Bengkalis Ditemukan Tewas Gantung Diri
-
Petani di Riau Tulis Surat Wasiat Kebun Sawit Lalu Nekat Bunuh Diri
-
Selama 3 Hari, KPK Geledah Rumah Bupati hingga Anggota DPRD Bengkalis
-
Terlibat Aksi Begal Payudara, Tukang Bangunan di Riau Terancam 2 Tahun Bui
-
Lagi, Gajah Sumatera Mati di Tengah Kebun Konsesi Perusahaan di Riau
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional