Suara.com - Atase Pertahanan TNI yang berada di Iran siap memberikan tempat penampungan sementara bagi pengungsi Warga Negara Indonesia (WNI). Ini menyusul konflik yang terus memanas antara Iran dengan Amerika Serikat (AS).
Langkah tersebut dilakukan terkait memanasnya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran pascaserangan balasan Iran ke pangkalan militer AS di Irak, Rabu (8/1/2020) kemarin. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa jumlah Athan Indonesia di Iran tidak banyak.
"Ya memberikan tempat penampungan sementara di kantor Athan (Atase Pertahanan) kantor pemerintahan ya Athan jumlahnya hanya beberapa orang Atase Darat, Laut, Udara, sama pembantunya sudah itu saja. Kan tidak mungkin melakukan tindakan apa-apa kecuali memberikan tempat penampungan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Sisriadi, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/1/2020).
Mengenai dampak memanasnya hubungan AS dan Iran bagi Indonesia, Sisriadi meminta kepada masyarakat untuk berdoa agar tidak berimbas ke Indonesia.
"Jadi kita sebagai negara cinta damai tentu berdoa. Khususnya TNI tidak punya legitimasi untuk diplomasi. Diplomasi urusannya pemerintah," tutur Sisriadi.
Sementara itu, Pemerintah Republik Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran mempertimbangkan meningkatnya eskalasi kondisi keamanan di negara itu setelah tewasnya petinggi militer Iran akibat serangan AS.
Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, mengatakan Pemerintah RI siap mengevakuasi WNI di Iran dan seluruh persiapan untuk evakuasi WNI saat ini sudah matang.
"Kita siap, jadi semuanya sudah matang, semuanya tentunya akan terkait dengan situasi setempat ya, mudah-mudahan teman-teman situasi tidak akan lebih dari sekarang," katanya.
Ia mengatakan sampai saat ini terus melakukan komunikasi dengan semua pihak yang terkait. Pihaknya mempersiapkan segala sesuatu yang potensial berdampak langsung terhadap WNI dan terus berkomunikasi dengan kepala perwakilan RI di negara-negara kawasan teluk termasuk Iran, Irak, maupun negara-negara yang potensial terdampak lainnya jika eskalasi terus berlanjut.
Baca Juga: Penampakan Kerusakan Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
“Kontigency plan sudah selesai dengan semua backupnya sudah disiapkan, sebagai antisipasi outline semua sudah ada dirilisnya Kemenlu, jadi kita juga memberikan imbauan kepada WNI jika sewaktu-waktu memerlukan bantuan jangan sungkan-sungkan menghubungi hotline yang ada di Kemenlu,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Penampakan Kerusakan Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
-
Ditemukan Benda Mirip Rudal Dekat Puing Pesawat Ukraina yang Jatuh di Iran
-
Dunia di Ambang World War III atau Akhir Hegemoni AS di Timur Tengah?
-
AS-Iran Bergejolak, Maskapai Indonesia Diimbau Hindari Wilayah Udaranya
-
AS - Iran Diambang Perang, Menlu Retno Minta Vietnam Turun Tangan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra