Suara.com - Bayi Delfa hampir 4 bulan masih berada di rumah sakit gara-gara orang tuanya tidak sanggup melunasi tagihan.
Bantuan telah diberikan namun belum melunasi tagihan. Kampanye untuk membantu bayi Delfa dibuat pada laman kitabisa.com.
Pengguna akun kitabisa.com, Adi Kurniawan memberikan kabar terkini kondisi bayi Delfa dan bentuk bantuan yang telah diterima keluarga.
"Update terkini kondisi bayi Delfa, Alhamdulillah sangat sehat, dan sudah mulai belajar tengkurap," tulis Adi Kurniawan.
Adi mengatakan bahwa sampai dengan Sabtu (11/01/20) si bayi masih berada di Rumah Sakit Fadhillah, Prabumulih, Sumatera Selatan.
"Ini artinya sudah hampir empat bulan si bayi di RS tanpa ada solusi konkret. Pihak rumah sakit sudah memberikan diskon/potongan biaya sebesar 10 juta plus melakukan stop biaya meskipun si bayi masih di mereka," ungkap Adi.
Namun orang tua Delfa masih memiliki tanggungan sebesar 17 juta rupiah untuk bisa membawa pulang anaknya. Mereka terus berusaha untuk mencari pinjaman guna melunasi tagihan.
Pihak rumah sakit sudah bertemu orang tua si bayi dan membuat pernyataan bermaterai yang disaksikan oleh RT dan RW.
Surat tersebut berisi bahwa jika sampai dengan tanggal 17 Januari 2020 tidak ada pembayaran, bayi Delfa akan dicarikan orang untuk mengadopsinya.
Baca Juga: Mengenal Ralfy Jansen, Jebolan PB Djarum yang Kini Bela Timnas Jerman
Adi mengaku pihaknya akan terus membantu bayi Delfa untuk dapat keluar dari rumah sakit dengan menyampaikan kondisinya ke Gubernur Sumatera Selatan.
Kalian bisa mengunjungi tautan berikut untuk ikut membantu bayi Delfa. Bantuan Pengobatan Bayi Delfa.
Berita Terkait
-
Bayi dalam Tas Dibuang di Jalan Kalimalang, Diduga Hasil Hubungan Gelap
-
Bawa Jasad Bayinya, Perempuan Ini Ditolak Warga Saat Minta Dikuburkan
-
Viral Baby Sitter Minta Anak Hisap Jempol Kaki, CCTV Bongkar Perlakuannya
-
Bayi Meninggal Dunia Karena Batuk Rejan, Waspadai Penyebarannya!
-
Viral Temuan Bayi Ular Kobra, RSJ Grhasia Sleman Sampaikan Klarifikasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng