Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengumumkan sembilan nama anggota Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2020-2024. Mahfud mengatakan sembilan orang tersebut ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Mahfud mengatakan tim Pansel tersebut dibentuk menyusul akan berakhirnya masa jabatan anggota Kompolnas 2016-2020.
"Nanti sekitar tanggal 20 bulan Mei (2020), Kompolnas yang ada sekarang ini akan segera berakhir dan sesuai dengan undang-undang harus dilakukan seleksi kepada (calon) anggota," kata Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).
Mantan Ketua MK itu menyebut tim Pansel Calon Anggota Kompolnas 2020-2024 akan mulai bekerja per hari ini. Mereka akan bekerja selama satu bulan ke depan.
"Karena waktunya sangat pendek, menurut aturan sih 3 bulan sebelum habis masa jabatannya nama-nama (calon anggota Kompolnas) baru itu sudah disampaikan ke presiden," ujarnya.
Untuk diketahui, tim Pansel Calon Anggota Kompolnas 2020-2024 itu diketuai oleh Suparman Marzuki. Wakil ketua: Moechgiyarto dan sekretaris: Maria Margaretha Hartiningsih.
Berikut sembilan anggota tim Pansel Calon Anggota Kompolnas 2020-2024:
Ketua: Suparman Marzuki
Wakil Ketua: Moechgiyarto
Sekretaris: Maria Margaretha Hartiningsih
Anggota: Carlo Brix Tewu, Eddy O.S Hiariej, Muhammad Mustofa, Khasan Effendy, Ronny Lihawa, dan. Ansyaad.
Baca Juga: Kompolnas Sebut Wajar Polisi jadi Target Ancaman Teror
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya