Suara.com - Ogasawara Yuko, wanita berusia 83 tahun asal Jepang berprofesi sebagai bintang film dewasa. Kisahnya menggegerkan publik belakangan ini.
Sejak kecil, Ogasawara tumbuh di keluarga yang sangat ketat akan pendidikan. Ayahnya bekerja sebagai pegawai kantoran dan ibunya mengurus rumah tangga.
Saat dewasa, wanita itu lantas menikahi seorang pria dan memiliki dua putra dan seorang putri.
Dialihbahasakan dari China Press via World of Buzz, Jumat (17/1/2020), kehidupan Ogasawara pun berubah drastis setelah sang suami meninggal pada usia 59 tahun.
Kepergian suami membuatnya terpukul dan bersedih hati. Sampai pada akhirnya, tepat dua tahun pasca meninggalnya sang suami, Ogaswara memilih untuk mengambil keputusan besar.
Ia yang ingin lepas dari penderitaan memilih untuk membuka restoran bersama keluarga terdekatnya.
Pada suatu ketika, seorang pengunjung wanita yang datang ke restoran menawarkan Ogasawara untuk membintangi film dewasa. Mendapat penawaran tersebut, Ogasawara sempat menolak.
Namun beberapa saat kemudian, ia berubah pikiran dan setuju untuk mengambil tawaran itu. Ia lalu mengikuti sang wanita ke lokasi syuting film dewasa.
Di sana, ia melihat wanita muda dan pria tua tengah beradu peran. Ogaswara kemudian berkata, "Jika aku menjadi salah satu bintangnya, aku tidak ingin bersama pria tua. Aku ingin lelaki yang tampan".
Baca Juga: Jenazah Ade Irawan Akan Dimakamkan Satu Liang Lahad dengan Suami
Mendengar permintaan tersebut, produser film pun menyetujuinya.
"Jika kamu menginginkannya, kamu bisa mengaturnya," timpal produser.
Semenjak saat itu, Ogasawara secara resmi menjadi bintang film dewasa pada usianya yang ke 81. Ia kerap beradu akting dengan lelaki yang sebaya dengan cucunya.
"Ini kali bertama aku beradegan seks dengan lelaki yang bukan suamiku," ucap Ogasawara.
Selama menjadi bintang film dewasa, Ogasawara pun menikmatinya. Ia juga mengaku mendapat dukungan dari putranya untuk melakukan apa disukai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam
-
Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari
-
Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah
-
Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus
-
Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua
-
TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus