Suara.com - Seorang penyandang disabilitas mental asal Vietman menuai perhatian khalayak dengan kisah hidup yang dialami. Lelaki itu berjuang sendirian merawat ibunya yang berusia 90 tahun.
Sebenarnya sang ibu memiliki lima orang anak, dua diantaranya meninggal dan dua lainnya sudah memiliki keluarga sendiri.
Dialihbahasakan dari China Press via World of Buzz, Senin (20/1/2020), kenyataan itu membuat sang putra bungsu yang kekinian berusia 50 tahun harus bekerja keras
Lelaki itu mengalami keterbelakangan mental sejak kecil dan bergantung pada ibunya.
Namun seiring berjalannya waktu, sang ibu menua dan sakit-sakitan sehingga sulit baginya untuk merawat sang putra bungsu dan dirinya sendiri.
Wanita itu bahkan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Ia tak punya cukup uang untuk membeli obat.
Walhasil, putra bungsunya harus mengambil alih semua tanggung jawab untuk merawat ibunya seorang diri. Ia sadar sudah menjadi tugasnya untuk berbakti pada orang yang telah merawatnya.
Namun karena ia tidak memiliki pekerjaan untuk menyambung hidup, lelaki itu setiap hari pergi ke pasar untuk mencari nafkah.
Ia akan bangun sebelum matahari terbit dan pulang ke rumah pada waktu subuh karena takut meninggalkan ibunya sendirian.
Baca Juga: Ekspresi Romahurmuziy Usai Divonis 2 Tahun Penjara
Setiap harinya, ia membelikan ibunya susu sebagai ganti makanan, mengganti baju dan memandikan sang ibu. Sontak, pengorbanan peyandang disabilitas mental ini membuat haru banyak orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius