Suara.com - Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengungkapkan bahwa kapal Plataran Pinisi Bali yang terbalik saat ditumpangi rombongan wartawan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur bukan kapal Pinisi yang sempat digunakan Presiden Joko Widodo.
Namun, kapal Plataran Pinisi Bali itu sempat digunakan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
Menurut Machmudin, kapal Plataran Pinisi Bali itu sempat mengangkut Erick Thohir dan Siti Nurbaya pada Senin (20/1/2020) kemarin.
"Kapal tersebut digunakan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kemarin Senin," kata Machmudin lewat keterengan resmi yang diterima Suara.com, Selasa (21/1/2020).
Machmudin lantas mengklaim insiden terbaliknya kapal Plataran Pinisi Bali yang ditumpangi rombongan wartawan itu di luar agenda kepresidenan. Sebab, menurutnya, Jokowi dan sang istri, Iriana telah lebih dulu bertolak ke Bandara Komodo untuk kembali ke Jakarta.
Jokowi dan Iriana langsung bertolak ke Bandara Komodo seusai melakukan kegiatan penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat di Labuan Bajo, pagi tadi.
"Sementara para wartawan tersebut memilih untuk ke dermaga untuk menaiki kapal menuju Pulau Bidadari," katanya.
Adapun, Machmudin menjelaskan berdasar keterangan dari salah satu wartawan yang berada di kapal Plataran Pinisi Bali, insiden terbaliknya kapal diduga akibat ombak tinggi. Ombak tinggi tersebut menerjang kapal saat hendak pulang ke dermaga.
Baca Juga: Rocky Gerung Prediksi Jokowi Tak Sampai 2024, Ini Alasannya
"Saat terbalik, petugas pantai di Hotel Plataran yang melihat kejadian tersebut segera bergerak menuju lokasi dengan speedboat," katanya.
Selanjutnya, kata Machmudin, usai diselamatkan wartawan dan awak kapal pun dibawa ke Hotel Plataran dan langsung diperiksa oleh tim dokter dari RS Siloam Labuan Bajo.
Dia pun memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Saat ini, wartawan Istana yang terdiri dari Edho Ferdihanzah (TVRI), Krismastianto Baruno Suryokusumo (Berita Satu TV), Agus Rahmat (Vivanews.com), Lizsa Egeham (Liputan6.com), Desca Lidya Natalia (LKBN Antara), Nina Susilo (Kompas), dan Anindyka Pribadi (SCTV) sudah berada di Bandara Komodo, Labuan Bajo untuk kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat pukul 15.40 WITA," ucapnya.
Berita Terkait
-
Kapal Rombongan Wartawan Istana Terbalik, BPBD Klaim Tak Ada Korban Jiwa
-
Detik-detik Kapal Pinisi Wartawan Kepresidenan Terbalik di Labuan Bajo
-
Habis Liput Jokowi, Kapal Wartawan Kepresidenan Terbalik di Labuan Bajo
-
Pelindo III Berencana Bangun Pelabuhan Multipurpose di Labuan Bajo
-
3 Pilihan Traveling yang Diminati Masyarakat Indonesia Tahun 2020
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Nasib Noel di Ujung Palu Hakim, Sidang Pemerasan Rp201 M di Kemenaker Dimulai Senin Depan
-
Semua Gerak-gerik Ayah Bupati Bekasi Dikuliti KPK Lewat Sopir Pribadi
-
Detik-detik 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon, DPR: Ini Alarm Bahaya
-
Riset Ungkap Risiko Kesehatan dari Talenan Plastik yang Sering Dipakai di Rumah
-
Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua
-
Teknis Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said: Mulai Jam 11 Malam, Tak Perlu Tutup Jalan
-
Polri Tegaskan Patuh KUHAP Baru, Bakal Stop Tampilkan Tersangka?
-
KPK Duga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terima Uang Rp600 Juta dari Kasus Suap Ijon Proyek
-
Alarm Keamanan di Yahukimo, Pangdam Minta Gibran Tak Mendarat: Ada Gerakan Misterius
-
Geledah Kantor PT Wanatiara Persada dalam Kasus Pajak, KPK Amankan Dokumen Kontrak hingga HP