Suara.com - Direktur Pemberitaan TVRI Apni Jaya Putra menunjukkan hasil produksi dari TVRI Kalimantan Barat (Kalbar) dalam unggahan di akun Twitter pribadinya.
Warganet tidak menyangka video karya televisi nasional ini kualitasnya sekelas Discovery Channel.
Apni mengunggah cuplikan program Pesona Indonesia yang bertajuk "Dua Musim".
Dalam video itu diceritakan Danau Sentarum selama dua musim yaitu saat air danau penuh dan mengering.
Apni memuji video hasil produksi TVRI Kalbar dengan menulis cuitan pada Rabu (22/1/2020).
"Siapa sangka ini produksi TVRI Kalbar. Cerita dua musim di Danau Sentarum. TVRI daerah kini bersaing ketat," tulis Apni.
Video cuplikan yang diunggah Apni mendapatkan banyak respons dari warganet. Pantauan Suara.com, ada lebih dari 6 ribu like, 2.500 retweet dan 164 komentar di unggahan tersebut hingga Jumat (24/1) siang.
Bahkan video cuplikan "Dua Musim" telah disaksikan hampir 200 ribu kali oleh warganet dan mereka memberikan pujian.
Seperti komentar yang ditulis Muhammad Nur Fuadi lewat akun Twitter @xMNFx, "Wah tak kira dari Discovery Channel pak. Pengambilan gambarnya keren".
Baca Juga: Harapan Kemenpora untuk Promosi Piala Dunia U-20 2021
"Cakep nih..dari dulu gue yakin banget TVRI bisa jadi TV no 1. Di saat lagi nanjak, kena angin deh..Sabar aja. Yang keganggu pasti paham potensi TVRI," tulis @francmohede.
Sementara warganet lainnya menyalahkan Dewan Pengawas TVRI yang memecat Helmy Yahya. Mereka menilai direksi TVRI telah berhasil mengangkat kualitas televisi nasional.
"Ini kece sih. Bersaing banget sama tv swasta utnuk program serupa. Dengan production seperti ini, akan dapat menarik bibit-bibit muda kreatif Indonesia memilih TVRI sebagai pintu karir. Atau, itu yang tidak diinginkan sama Dewas? Tidak ingin TVRI dirasuki sama jiwa kreatif anak muda?" tulis @yudiuup.
"Dewasnya apaboleh disantet pak?" komentar dari @27Rianto.
"Bring back Helmy Yahya," tulis komentar dari @aryahidayat_.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Ikut Respons Video Viral Rubingah Ditendang di Pasar Gendeng
-
Presiden Prancis Emmanuel Macron Usir Polisi Israel saat Masuk Gereja
-
Parodi Balap MotoGP Indonesia Tercyduk Medsos MotoGP, Ini Dia Videonya
-
Pegang Setang Pakai Kaki, Pemotor di Sleman Ini Buat Warganet Geregetan
-
Dicopot TVRI karena Liga Inggris, Petisi Kembalikan Helmy Yahya Bergema
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok