Suara.com - TNI dan Polri menggelar rapat pimpinan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020). Rapim ini membahas lima agenda penting TNI-Polri selama tahun 2020.
Di depan 359 perwira tinggi Polri dan TNI, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan lima agenda tersebut. Di antaranya, pengamanan Pekan Olahraga Nasional ke-20 pada Oktober-November 2020, Pilkada 2020 pada September, Bencana Alam, dan Pembangunan Nasional.
Terkait Pilkada 2020, Panglima Hadi mengatakan bahwa TNI dan Polri harus bersinergi menghilangkan ego sektoral agar lebih terfokus menjaga titik-titik kerawanan yang muncul akibat suhu politik.
"Kita ingat, kerawanan pemilu, politik identitas, berita-berita di sosmed, dan pantau di titik kerawanan, namun setiap pemangku wilayah juga harus memiliki familir asesment bagaimana situasi di wilayahnya," kata Hadi.
Dia juga mengarahkan anggotanya untuk selalu menjaga sikap netral di dalam Pilkada 2020.
"Jaga kepercayaan TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat, dan yang perlu kita ingat tentang netralitas TNI, terkait dengan pilkada serentak 2020," tegasnya.
Sementara Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menambahkan, jajaran Polri selalu siap mendukung program pemerintah dengan menyediakan satuan tugas.
"Satgas untuk mendukung semua program ini, misalnya satgas nusantara, satgas masalah investasi, satgas pangan, satgas khusus pengamanan Papua dan itu semua kita bersama sama dengan TNI," ujar Idham.
Rapim ini diikuti oleh 359 perwira tinggi TNI-Polri terdiri dari 186 pejabat TNI dan Angkatan serta 173 pejabat Polri.
Baca Juga: Jokowi Tambah Usia Pensiun TNI Jadi 58 Tahun
Beberapa Menteri dan pejabat lembaga seperti Mendagri Tito Karnavian, Menpora Zainuddin Amalik, Kepala BKMG Dwikorita, Kepala BNPB Doni Monardo, Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan juga turut menjadi pemateri dalam rapim ini.
Berita Terkait
-
Mendagri : Pertanian adalah SektorPenting bagi Indonesia
-
Kapolri Idham Azis Akui Sambangi Kompolnas untuk Bahas Sejumlah Isu
-
Kapolri Idham Azis Tanggapi Pengakuan Luthfi yang Disetrum saat Pemeriksaan
-
Kapolri Perintahkan Seluruh Kapolda Bentuk Satgas Pengamanan Imlek
-
Bentuk Tim, Kapolri Telisik Curhatan Luthfi yang Mengaku Disetrum Polisi
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI