Suara.com - Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya menciptakan rasa aman bagi perempuan di semua ruang dengan menentang segala bentuk pelecehan.
Tri mengatakan, saat ini kekerasan tidak hanya terjadi di ruang fisik, tetapi juga di ruang digital seperti media sosial. Kekerasan pun tidak selalu berbentuk tindakan fisik, melainkan juga dapat berupa kekerasan verbal.
"Hal-hal seperti itu banyak terjadi di sekeliling kita, tidak hanya di dalam rumah tangga, tapi juga di luar sana di sekitar fasilitas umum, di tempat-tempat sekolah. Bahkan mungkin di tempat yang terpercaya seperti di tempat-tempat kegiatan agama dan lain-lain," katanya saat memberikan sambutan pada Talkshow Berani Bicara: Menentang Pelecehan Verbal dan Fisik terhadap Perempuan di Semua Ruang, di depan Gedung Deutsche Bank Building, Menteng, Jakarta, Minggu (26/4/2026).
Tri menuturkan, kekerasan masih terjadi secara berulang dan terus-menerus. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih ada hal yang perlu dibenahi. Perempuan juga perlu menyuarakan keberanian lebih keras dan lebih nyaring, tidak hanya dalam kegiatan seperti talkshow, tetapi juga di lingkungan rumah tangga.
Ia mencontohkan, sebagai pendidik pertama dalam keluarga, ibu perlu mendidik anak laki-laki untuk menghormati perempuan. "Anak laki-laki juga harus dididik dengan keras untuk menghormati kaum perempuan. Mereka harus mendapatkan pendidikan sejak dini bahwa harus saling menghargai," tuturnya.
Ia menambahkan, sebagai makhluk sosial, sikap saling menghargai tidak memandang gender. Rasa hormat terhadap orang lain perlu diberikan kepada semua orang, baik di rumah maupun di lingkungan yang lebih luas. Oleh karena itu, orang tua perlu berani memberikan pendidikan kepada anak-anak sejak dini.
"Tentunya melakukan disiplin yang secara baik. Di mana disesuaikan dengan tingkat usianya di anak-anak kita," tambahnya.
Tri melanjutkan, kegiatan ini menghadirkan narasumber yang ahli dalam menyuarakan pentingnya rasa aman bagi perempuan. Dengan demikian, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih baik.
"Mudah-mudahan mendapatkan manfaat yang luar biasa di masa yang akan datang untuk kepentingan para perempuan Indonesia," tandasnya.
Baca Juga: Kerja Keras, tapi Kurang Diakui: Nasib Perempuan di Dunia Profesional
Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Dewi Indriati Rano Karno, para kader TP PKK DKI Jakarta, serta pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Pusat. ***
Berita Terkait
-
Kerja Keras, tapi Kurang Diakui: Nasib Perempuan di Dunia Profesional
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Kerja Iya, Urus Rumah Jalan Terus: Mengapa Beban Perempuan Masih Timpang?
-
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG