- KPAI mengungkap anak korban penyiksaan di Daycare Little Aresha Yogyakarta mengalami luka fisik serta trauma psikologis mendalam.
- Dampak traumatis tersebut turut dirasakan oleh seluruh anak di lingkungan daycare meskipun mereka tidak menjadi sasaran kekerasan.
- KPAI mendesak intervensi medis dan pendampingan psikologis intensif bagi anak serta orang tua pascapenggerebekan polisi pada April 2026.
Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap dampak serius yang berpotensi dialami anak-anak korban dugaan penyiksaan di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyebut anak yang menjadi korban tidak hanya mengalami luka fisik, tetapi juga trauma psikologis yang dapat muncul dalam berbagai bentuk perilaku sehari-hari.
“Anak yang menjadi korban kekerasan secara langsung mengalami luka fisik, trauma hingga gejala psikologis seperti mengigau, ketakutan ataupun susah makan,” ujar Diyah kepada Suara.com, Minggu (26/4/2026).
Diyah memperingatkan bahwa efek traumatis ini juga berpotensi dialami oleh anak-anak lain di lingkungan daycare tersebut, meskipun mereka tidak mengalami kekerasan secara langsung.
“Bagi anak yang melihat dan mendengar juga akan mengalami trauma dan alam bawah sadar. Anak yang berada di lingkungan tersebut juga akan mengalami trauma sekalipun usia di bawah 1 tahun,” jelasnya.
Merespons situasi darurat ini, KPAI mendesak adanya intervensi medis dan psikologis profesional yang intensif. Pendampingan, kata Diyah, tidak hanya krusial bagi anak-anak korban, tetapi juga bagi para orang tua yang ikut terguncang akibat peristiwa ini.
“Pemulihannya dengan pendampingan psikologis intensif bagi anak korban dan juga orang tua juga perlu didampingi,” tegas Diyah.
Pihak kepolisian sebelumnya menggerebek Daycare Little Aresha pada Sabtu (25/4/2026) lalu.
Penggeledahan dilakukan menyusul laporan mengenai praktik tidak manusiawi di mana pengelola diduga menidurkan balita di lantai tanpa pakaian serta mengikat tangan dan kaki mereka.
Sesaat setelah penggeledahan, kepolisian langsung memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
KPAI memastikan akan mengawal ketat proses hukum ini guna menjamin keadilan bagi para korban dan memastikan dampak psikologis jangka panjang dapat ditangani dengan tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih