Suara.com - Tiga menteri anyar di Kabinet Indonesia Maju 2019 - 2024 Presiden Joko Widodo atau yang karib disapa baru saja melaporkan beberapa hari silam.
Ketiga menteri itu adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.
Mereka baru menyetor laporan harta dan kekayaannya alias Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini. Nah, siapa yang paling tajir ya?
Nadiem Makarim yang merupakan founder layanan ojek berbasis aplikasi Gojek tersebut diketahui memiliki jumlah harta kekayaan dengan nilai total Rp 1.225.006.640.485.
Dia memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 38.675.933.850. Kemudian, harta dalam bentuk alat transportasi dan mesin senilai Rp 2.076.076.550.
Pun dia memunyai harta berupa surat berharga senilai Rp 1.250.453.264.985. Lalu, dia memiliki harta berupa kas dan setara kas sebsar Rp 119.159.451.323.
Tertera di LHKPN tersebut, utang yang dimiliki oleh Nadiem Makarim senilai Rp 185.357.986.223. Dia melaporkan harta kekayaannya pada 11 November 2019.
2. Erick Thohir
Baca Juga: Tajir Melintir, Ini Isi Garasi Nadiem Makariem, Erick Thohir dan Wishnutama
Erick, yang merupakan salah seorang pengusaha yang direkrut Jokowi dalam kabinetnya memiliki harta kekayaan dengan nilai total Rp 2.316.600.097.385.
Dia memiliki harta berupa tanah dan bangunan dengan nilai sebesar Rp 242.547.000.000. Kemudian, dia juga memunyai alat transportasi dan mesin senilai Rp 3.917.000.000.
Ada pula harta bergerak lainnya dan surat berharga yang dimiliki Erick Thohir masing-masing senilai Rp 26.500.000.000 dan Rp 1.699.674.350.000
Erick Thohir juga memiliki harta berupa kas dan setara kas sebesar Rp 139.424.833.875 serta harta lainnya senilai Rp 264.653.478.657.
Sementara, hutang yang dibebankan kepada Erick Thohir dalam data LHKPN tersebut yakni sebesar Rp 60.116.565.147.
3. Wishnutama
Berita Terkait
-
Tajir Melintir, Ini Isi Garasi Nadiem Makariem, Erick Thohir dan Wishnutama
-
Erick Thohir Bakal Kembalikan Dana Nasabah Jiwasraya Mulai Maret 2020
-
Sebut Kasus Jiwasraya karena Manajemen Lama, Erick Thohir: Itu Realita
-
Mundur, Erick Thohir Janji Pembayaran Polis Nasabah Jiwasraya Akhir Maret
-
Erick Thohir: Yang Mau Goyang Saya Banyak, Apalagi Saat BUMN Ada Masalah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai