Suara.com - Jagat media sosial dibuat heboh dengan beredarnya sebuah video perusakan tempat ibadah di Perumahan Agape, Tumaluntung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mereka memasang spanduk berisi penolakan pembangunan musala di lingkungan perumahan mereka.
Dari video yang diunggah oleh akun Twitter @husinshihab, tampak sejumlah warga menghancurkan musala, mulai dari pagar hingga isi musala. Mereka juga memasang spanduk berisi alasan penolakan pembangunan musala.
Dalam spanduk putih yang dipasang di pagar musala tertulis sebagai berikut.
"Kami masyarakat Desa Tumaluntung menolak pendirian mushola/mesjid di wilayah kami dengan alasan:
1. Penduduk di sekitar lokasi mushola/mesjid 95 persen non muslim,
2. Kami tidak mau terganggu kenyamanan hidup kami akibat kebisingan toa,
3. Kami tidak mau hidup kami terancam pidana penistaan agama karena protes/komplain terhadap kebisingan toa".
Aksi perusakan tersebut memantik kemarahan umat muslim. Menyikapi peristiwa tersebut, Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) organisasi wilayah Sulawesi Utara menyurati Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey.
ICMI menyebut bahwa tindakan merusak tempat ibadah umat muslim ini sangat tidak intoleran.
Selain itu, Wakil Ketua Komisi Hukum MUI Pusat Anton Tabah menilai perlu adanya peningkatan komunikasi antar umat beragama.
Anton mengatakan, bahwa ia kerap kali ditugaskan untuk menyelesaikan selisih antar umat beragama, terutama untuk persoalan rumah ibadah. Dirinya sering menemukan titik permasalahannya ialah pada komunikasi.
Baca Juga: Meringkuk di Lapas, Ratu Kerajaan Agung Sejagat Fanni Punya Hobi Baru
Berita Terkait
-
Heboh Perusakan Musala di Minahasa Utara, MUI Angkat Bicara
-
Viral Video Musala di Minahasa Utara Dirusak, ICMI Surati Gubernur
-
Kreatif Abis, Modifikasi Motor Pekerja Ini Bisa Bikin Para Kerbau Nganggur
-
Awas, Terlalu Sering Main Medsos Ternyata Bisa Mengganggu Kesehatan Mental
-
Gus Mus: Aku Tak Tertarik dengan Unggahan yang Pamer Keimanan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba