Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menerapkan sistem parkir ganjil genap (gage) di Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Gajah Mada, Jakarta. Kebijakan baru itu diharapkan dapat menata parkir di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengatakan parkir gage, atau sesaui dengan kendaraan dengan plat nomor belakang ganjil di tanggal ganjil dan genap di tanggal genap mulai berlaku hari ini.
"Hanya di Gajah Mada dan Hayam Wuruk dan berlaku mulai hari ini," ujar Syafrin saat dihubungi, Jumat (31/1/2020).
Syafrin menyebut dua jalan itu sekarang sudah menjadi salah satu lokasi parking on street seperti di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Namun bedanya akan menyesuaikan tanggal dengan plat nomor belakng kendaraannya.
"Sekarang kami kembalikan lagi fungsi itu, dengan ada penataan model parkirnya," jelasnya.
Ia menyebut aturan ini dibuat karena selama ini banyak kendaraan yang memarkirkan kendaraannya hingga memakan trotoar. Dengan adanya parkiran gage, ia berharap ke depannya tak ada lagi yang melanggar.
"Dengan penataan ini tidak ada lagi parkir yang mengokupasi ruang jalan dan menimbulkan ketidakteraturan. Jadi begitu kita fasilitasi, kemudian ada pelanggaran otomatis itu kita akan tindak tegas," pungkasnya.
Meski demikian, hingga saat ini Dishub DKI Jakarta belum memikirkan sanksi apa yang tepat untuk pelanggar parkir tersebut.
Baca Juga: Oraski Sebut Stiker Bebas Gage ke Taksi Online Tak Akan Disalahgunakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi