Suara.com - Jenazah Salahuddin Wahid atau Gus Sholah tiba di rumah duka di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan sekitar pukul 23.50 WIB, Minggu (2/2/2020). Kedatangan jenazah langsung disambut oleh ratusan pelayat yang sudah sedari tadi menunggu.
Pantauan Suara.com, jenazah Gus Solah diantar ke rumah duka menggunakan mobil jenazah. Setibanya di rumah, jenazah langsung dibawa ke dalam menggunakan keranda dengan penutup kain bewarna hijau.
Jenazah bakal langsung disalatkan. Para pelayat pun diminta untuk mengambil shaf atau barisan salat. Diketahui putra Gus Sholah, Irfan Wahid atau Ipang Wahid ditunjuk menjadi imam pertama salat jenazah.
"Langsung disalatkan yang akan diimami oleh putra almahrum, mas Irfan Wahid," ujar seseorang melalui oengeras suara sambil memberi imbauan kepada pelayat, Senin (3/2/2020).
Rencananya usai disalatkan pertama kali, jenazah Gus Sholah akan kembali disalatkan dengan Habib Jindan bin Novel sebagai imam.
Diketahui, Salahuddin Wahid atau Gus Sholah meninggal dunia. Gus Sholah meninggal dunia pada, Minggu (2/2/2020) pukul 20.55 WIB.
Hal itu terkonfirmasi di akun twitter anak Gus Sholah, Irfan Asy'ari Sudirman Wahid atau Irfan Wahid @irfanwahid.
"Gus Sholah baru saja wafat, pada pukul 20.55 WIB. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu," tulis Irfan Wahid.
Sebelumnya, Gus Sholah kritis. Hal tersebut diketahui melalui postingan foto pada akun Instagram Irfan Wahid (Ipang Wahid). Irfan yang merupakan putra dari Gus Sholah mengunggah sebuah foto dirinya dengan ayahanda. Dalam keterangan foto tersebut, Irfan memberi kabar kritis sekaligus meminta doa untuk kesembuhan Gus Sholah.
Baca Juga: Pelayat Berdatangan ke Rumah Gus Sholah, Banser NU Berjaga
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus
-
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan
-
Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota
-
Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk