Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melayat ke rumah almarhum Salahuddin Wahid atau biasa dipanggil Gus Sholah di rumah duka, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020) pagi.
Pantauan Suara.com, Jokowi datang bersama rombongan menteri mulai dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala KSP Moeldoko, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sekitar pukul 07.30 WIB, dia menggunakan kemeja putih dan bersepatu sneakers.
Tampak pula Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto bersama mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Setibanya di rumah duka, mereka langsung masuk dan melakukan sholat jenazah Gus Sholah.
"Saya atas nama pemerintah negara dan seluruh masyarakat indonesia menyampaikan duka cita yang mendlam atas berpulangnya ke rahmatullah bapak KH. Dr. Ir. Salahuddin Wahid, Gus Sholah, tadi malam jam 8.55 di Rumah Sakit Harapan Kita," kata Jokowi.
Jokowi bercerita, dirinya terakhir bertemu dengan Gus Sholah di Istana, saat itu mereka berdiskusi banyak hal mengenai keagamaan dan kebangsaan.
"Terakhir saya bertemu beliau di istana, sebelumnya di Jombang, Tebu Ireng. Intinya ya beliau banyak menyampaikan mengenai keislaman, keindonesiaan. Saya kira yang berkaitan dengan Islam dan kebangsaan itu yang sering beliau sampaikan kepada saya," ucap Jokowi.
Sementara Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah hadir terlebih dahulu sekitar pukul 05.45 WIB bersama istrinya Wury Estu.
Diketahui, Gus Sholah, adik Presiden keempat RI Gus Dur, wafat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta pada Minggu (2/2/2020) 20.55 WIB.
Pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, 11 September 1942 itu dikenal sebagai seorang aktivis, ulama, politikus, dan tokoh pembela hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.
Baca Juga: Gus Sholah Meninggal, Prabowo: Kita Kehilangan Tokoh Penting
Gus Sholah pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada masa awal reformasi 1998, dan juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komnas HAM.
Bersama kandidat presiden Wiranto, Gus Sholah mencalonkan diri sebagai kandidat wakil presiden pada pemilu presiden 2004, namun kalah di babak pertama karena menempati peringkat ketiga.
Gus Sholah sudah disemayamkan di rumah duka sejak semalam, rencananya ia akan diterbangkan ke Jombang lewat Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta pukul 09.00 WIB dan dimakamkan di samping makam Gus Dur di kompleks pemakaman keluarga di Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (3/2/2020) 16.00 WIB.
Berita Terkait
-
Gus Sholah Meninggal, Prabowo: Kita Kehilangan Tokoh Penting
-
Menag Fachrul Razi: Gus Sholah Tokoh Seluruh Agama
-
Presiden Jokowi Ajak Menteri-menterinya Melayat ke Rumah Duka Gus Sholah
-
Ma'ruf Amin Melayat Gus Sholah: Beliau Tokoh Agama Sekaligus Demokrasi
-
Apa Itu Aritmia, Penyakit yang Diderita Oleh Almarhum Gus Sholah
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar