Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan keinginannya yakni Indonesia bisa memiliki senjata nuklir. Pengamat Militer & Pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie mengatakan Indonesia perlu mengelola sumber daya energi dari nuklir ketimbang harus selalu bergantung kepada bahan bakar fosil.
Connie mengatakan bahwa energi yang bersumber dari nuklir itu justru berongkos paling murah ketimbang energi terbarukan lainnya seperti tenaga surya, tenaga angin, arus air proses biologi, ataupun panas bumi. Menurutnya Indonesia tidak melulu harus bergantung kepada bahan bakar fosil saja.
"Kita sendiri masih memerlukan bagaimana mungkin negara segede ini kalau nanti energinya sangat relain ke bahan bakar fosil," kata Connie saat dihubungi Suara.com, Rabu (5/2/2020).
Connie sangat mendukung keinginan Luhut tersebut dapat terwujudkan. Saat ini Indonesia hanya memiliki reaktornya saja yang tersebar di Bandung, Jogjakarta dan Serpong. Akan tetapi keinginan Luhut itu terganjal dengan adanya perjanjian antarnegara pemilik senjata nuklir untuk tidak membantu negara lain memproduksinya. Setidaknya ada 62 negara yang menandatangani Perjanjian Nuklir atau Nuclear Non-proliferation Treaty (Perjanjian Non-proliferasi Nuklir) pada 1 Juli 1968 termasuk Indonesia.
"Maka kita itu enggak boleh punya senjata nuklir," ujarnya.
Apabila Luhut tetap ingin mewujudkan keinginannya, maka menurutnya Luhut mesti meninjau ulang bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terkait dengan perjanjian tersebut.
"Pak Luhut juga harus dorong, kita tinjau ulang dan batalkan NPT kita," pungkasnya.
Untuk diketahui, Luhut sempat mencurahkan hati alias curhat ketika menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss pada awal Januari 2020. Luhut menyebut kalau ia sempat tidak diajak ngobrol oleh perwakilan dari negara-negara yang sudah memiliki tenaga nuklir Amerika Serikat, China, India, dan Korea Utara.
Luhut pun merasa jengkel karena merasa tidak dianggap. Akibatnya Luhut memiliki impian kalau Indonesia bisa memiliki senjata nuklir.
Baca Juga: Prabowo Enak Kerja di Bawah Jokowi, Luhut: Rival yang Kesatria
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel