Suara.com - Pemerintah Prefektur Fukushima, Jepang, memastikan acara pawai obor Olimpiade 2020 aman dari paparan radiasi nuklir.
Seperti diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 9 dan tsunami besar pada 11 Maret 2011 telah menyebabkan pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima hancur.
Dikutip dari Antara, Rabu (22/1/2020), bencana nuklir ini menjadi yang terburuk sepanjang masa sejak Chernobyl pada 1986.
Otoritas setempat telah bekerja keras untuk membendung air yang terkontaminasi radiasi di sekitar pembangkit Fukushima, yang dioperasikan oleh Tokyo Electric Power, yang sempat membuat khawatir negara-negara tetanga.
Pawai obor Olimpiade 2020 akan dimulai pada 26 Maret di J-Village, pusat latihan sepak bola di Fukushima, yang menjadi garda terdepan dan basis bagi para pekerja yang mengatasi krisis nuklir 2011.
Dari 24.000 titik yang dimonitor sepanjang jalur pawai di Fukushima, di Desa Iitate, terletak 240km Timur Laut Tokyo, menunjukkan angka radiasi tertinggi yaitu 0,77 microsieverts per jam, demikian data per Desember dari pemerintah setempat.
Empat jam berdiam diri di lokasi tersebut maka paparan radiasinya akan menjadi 3,08 microsieverts atau 0,003 milisieverts, jauh di bawah target dari pemerintah setempat untuk menjaga eksposur tahunan publik dampak bencana nuklir di bawah 1 milisieverts.
Sebagai perbandingan, penumpang pesawat terpapar radiasi 0,1 hingga 0,2 milisieverts dalam perjalanan dari Tokyo menuju New York.
"Ini tak akan menjadi masalah dalam menggelar pawai obor," demikian pernyataan Prefektur Fukushima seperti dikutip Reuters.
Baca Juga: Perbesar Kans Olimpiade 2020, Praveen / Melati Genjot Ranking Race to Tokyo
Menurut laporan Otoritas Regulasi Nuklir Jepang pada, Selasa (21/1/2020), tingkat radiasi di Desa Iitate adalah sekitar 20 kali lebih tinggi dari pusat kota Tokyo, yang tercatat sebesar 0,037 microsieverts per jam.
Sementara itu, para atlet dari Korea Selatan berencana membawa detektor radiasi nuklir dan pasokan makanan sendiri pada Olimpiade 2020 nanti.
Pawai obor akan digelar di Fukushima selama tiga hari, di mana lebih dari 260 orang akan membawa obor dan api Olimpiade sebelum menjelajahi wilayah lainnya di Jepang, menuju Olimpiade 2020 Tokyo yang akan dimulai pada 24 Juli nanti.
Berita Terkait
-
Tersingkir dari Indonesia Masters 2020, Praveen: Tak Apa-Apa, Goal Kami...
-
Richard Mainaky Masih Yakin Hafiz / Gloria Lolos Olimpiade 2020
-
Peluang Lolos ke Olimpiade 2020 Berat, Tontowi Ahmad Ikhlas
-
Jangan Cuma Menuntut, CdM Minta Cabor Segera Kirim Proposal Olimpiade 2020
-
Olimpiade 2020: Bulutangkis dan Angkat Besi (Masih) Jadi Tulang Punggung RI
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026