Suara.com - Sosok Tohab Silaban, pengemudi mobil yang mengajak duel anggota Polantas karena menolak ditilang tengah menjadi sorotan.
Akun media sosial Tohab Silaban pun tidak terhindar dari komentar dan cibiran. Unggahan lawasnya soal acara revolusi mental mengundang perhatian warganet.
Tohab mengunggah foto-foto acara bertajuk "Memaknai Revolusi Mental dalam Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dengan Spirit Pancasila" ke Facebook pada 14 Mei 2019.
Dalam foto tersebut, terdapat spanduk yang menerangkan bahwa Tohab Silaban menjadi salah satu dari enam pembicara dalam acara tersebut.
Ia tidak menambahkan narasi apapun dalam unggahan tersebut. Namun salah satu foto, memperlihatkan Tohap duduk di antara para pembicara.
Warganet kemudian ramai-ramai menulis komentar yang mencibir Tohap.
"Ooo..ya ya ya akhirnya tahu arti revolusi mental," komentar dari Wahid.
"Gaya mu Tohap revolusi mental, mental mu aja rusak," tulis Ajil Barus.
"Jadi revolusi mental itu melawan petugas ya," tulis Fian Friyhatna.
Baca Juga: Formula E 2020 Jakarta Tak Diizinkan di Monas, Kemenpora: Ikuti Aturan
Unggahan lainnya di akun Facebook Tohap Silaban juga penuh dengan kritik dan cibiran warganet.
Sebagian besar warganet memberondong unggahan Tohap dengan komentar baru pada Sabtu hari ini.
Tohap ditangkap polisi
Tohap Silaban telah diringkus aparat setelah video aksinya menantang Polantas viral di media sosial.
Saat ini Tohab berada di Mapolrestro Jakarta Barat dan tengah diperiksa secara intensif.
"Sudah ditangkap, dibawa ke Polres. Saat ini sedang diperiksa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Sabtu (8/2/2020).
Berita Terkait
-
Video Detik -detik Pemobil Ajak Duel Polisi di Angke: Copot Baju Lo!
-
Ajak Duel Polisi saat Ditilang, Cincin Tohap Malah Jadi Sorotan
-
Di Eropa, Tohap Silaban Bisa Langsung Disuruh Tiarap dan Ditodong Beceng
-
Video Dagny Zhu Viral, Perempuan Dokter Edukasi Virus Corona Pakai TikTok
-
Di Tol Angke, Pemobil Tantang Polisi Buka Seragam dan Berkelahi
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar