Suara.com - Ketua DPP Jaringan Aktivis (Jarak) Indonesia Donny Manurung menganggap pekerja seks komersial (PSK) berinisial NN yang bikin gempar publik setelah digerebek anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, adalah korban.
Alasan dirinya menganggap NN sebagai korban karena keberadaan wanita PSK itu akibat dampak dari buruknya sistem politik dan ekonomi di Indonesia.
Hal itu disampaikan Donny saat melaporkan Andre ke Bareskrim Polri, Senin (10/2/2020), hari ini.
"Karena kami melihat bahwasanya PSK ini adalah korban. Kenapa saya katakan korban. Kenapa ada pelacur di negeri ini? Karena akibat buruknya politik kita yang mengakibatkan ekonomi kita rusak dan tidak adanya lapangan pekerjaan," kata dia.
Menurutnya, alasannya melaporkan Andre ke Bareskrim Polri lantaran anggota dewan tersebut dianggap telah merancang aksi penggerebekan terhadap NN di sebuah hotel berbintang di kawasan Kota Padang, Sumatra Barat.
Dia menganggap, aksi Andre menggerebek NN di kamar hotel tersebut sangat bernuansa politik. Dia pun meminta agar aparat kepolisian tak mau dimanfaatkan Andre untuk mengejar popularitasnya sebagai politikus,
"Yang ingin kami tegaskan seperti ini. Saya melihat ada unsur politik di sini. Jangan sampai Polri digunakan oleh oknum-oknum politik untuk mendompleng nama dan mendompleng kekuatan dan kekuasaan. Jangan sampai Polri dimanfaatkan oleh Andre (Rosiade) ini," tandasnya.
Dalam pelaporan ini, Donny mengklaim telah membawa bukti-bukti termasuk struk pemesanan kamar 606 di Hotel Kyriad Bumi Minang atas nama Andre.
Donny melaporkan Andre dengan menggunakan banyak pasal. Di antaranya, yakni Pasal 56 KUHP, Pasal 296 KUHP, Pasal 310 KUHP, dan Pasal 27 Ayat 3 UU ITE.
Baca Juga: Jebak PSK NN di Padang? Andre Rosiade Akan Dicecar MK Gerindra Selasa Besok
Berita Terkait
-
Disebut Jebak PSK, Pelapor Polisikan Andre Rosiade Pakai Pasal Berlapis
-
Tahan Diri, MKD Hormati Proses Pemanggilan Andre Rosiade Oleh DPP Gerindra
-
Soal Penangguhan PSK NN, Gerindra: Semoga Kasusnya Berjalan Baik
-
Gerindra Tak akan Bantu Andre Rosiade Jika Kasusnya Diproses MKD
-
Jebak PSK NN di Padang? Andre Rosiade Akan Dicecar MK Gerindra Selasa Besok
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran