Suara.com - Kasus prostitusi anak yang melibatkan pasangan suami istri sebagai mucikari terjadi di Kota Pariaman, Sumatra Barat.
Bisnis lendir ini terkuak setelah petugas Satpol PP Pariaman pada Minggu, (9/2/2020) memergoki gadis ABG berinisial CK (16) sedang berhubugan badan dengan lelaki berinisial ZZ (48) di GOR Rajo Bujang.
Kasi Penyidik Pol PP & Damkar Padang Pariaman, Alrinaldi, mengatakan kronologi penangkapan berawal saat petugas sedang berpatroli di kawasan tersebut.
"Pada pukul 01.45 WIB, saat piket kami mendapati seorang gadis dengan inisial CK (16) sedang 'mojok' bersama seorang pria berinisial ZZ (48) di sisi bangunan GOR itu," kata Alrinaldi seperti dikutip dari Klikpositif.com--jaringan Suara.com, Selasa (11/2/2020).
Melihat hal itu, warga bersama Satpol PP langsung menghampiri lantaran kecurigaan melihat gerak gerik keduanya di tempat yang gelap.
"Keduanya langsung digiring ke Markas Satpol PP sebab diduga melanggar Pasal 6 ayat (1) Perda No. 10 Tahun 2013, tentang Pencegahan, Penindakan, Pemberantasan Penyakit Masyarakat dan Maksiat.
"Nah sampai di markas, keduanya diinterogasi terpisah dan mereka mengaku telah melakukan perbuatan maksiat," kata Alrinaldi.
Yang lebih mengejutkan lagi, kata Alrinaldi, ZZ mengaku telah membeli korban dari seorang mucikari dengan harga Rp 150.000 untuk satu kali berhubungan intim.
"Identitas pelaku yang diduga mucikari tersebut kami dapatkan yaitu AYY (23) dan suaminya IS (23)," katanya.
Baca Juga: Gerebek PSK, Aktivis Lapor ke MKD Berharap Andre Rosiade Dipecat dari DPR
Mendengar informasi tersebut, Kasi Penyidik dan Anggota Satpol PP langsung mengambil inisiatif menjemput AYY & suaminya, IS di salah satu lokasi di Kabupaten Padang Pariaman.
"Keduanya dibawa ke Mako Pol PP untuk dimintakan keterangan lebih lanjut tentang kebenaran pengakuan dari kedua tersangka, dan mereka membenarkan hal tersebut," kata dia.
Dari hasil interogasi, pasutri itu akhirnya mengaku kerap menjual gadis tersebut ke lelaki hidung belang. Bahkan, gadis tersebut pernah dijual kepada dua pelanggan seharga Rp 200 ribu.
"Bahkan pada malam sebelumnya korban telah dijual juga pada dua orang pria seharga Rp 200.000. Korban digarap di atas mobil yang sedang berjalan di kawasan Lubuk Alung," kata dia.
Terkait kasus prostitusi anak ini, pihak Satpol PP akhirnya menyerahkan hal tersebut ke aparat kepolisian setempat.
"Satpol PP Pariaman akan menyerahkan kasus ini pada pihak kepolisian Kabupaten Padang Pariaman, kerena kedua mucikari berasal dari kabupaten tersebut," kata dia.
Berita Terkait
-
Korban Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata Rata-rata Putus Sekolah
-
Komnas Anak Soroti Kasus Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata City
-
Kejam, Korban Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata Disiksa hingga Dijual
-
Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata, Korban Disiksa dan Disetubuhi Pelaku
-
Bermarkas di Apartemen, Sindikat Ini Bawa Kabur ABG dan Disuruh Jadi PSK
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Pimpin Rapat Kabinet dari London, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen