Suara.com - Polisi membongkar praktik prostitusi anak di bawah umur yang terjadi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Bisnis esek-esek dengan modus aplikasi dari Michat tersebut melibatkan empat orang pelaku, yakni MTG alias F, NA, AS dan JF.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Santosa menyebut, para pelaku turut melakukan tindak kekerasan pada korban. Dalam kasus ini, korban adalah anak di bawah umur berinisial JO (15).
Selain melakukan penyiksaan, salah satu pelaku bahkan sempat menyetubuhi korban. Para pelaku turut menjual korban di aplikasi daring Michat dengan tarif yang beragam.
"Salah satu pelaku juga menyetubuhi korban dan memperdagangkan melalui aplikasi MiChat dengan tarif beragam," kata Irwan kepada wartawan, Selasa (28/1/2020).
Meski demikian, polisi belum merinci lebih jauh terkait kasus tersebut. Sebab, baik pelaku dan korban masih menjalani pemeriksaan secara intensif.
Sebelumnya, praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur kembali terjadi di kawasan DKI Jakarta. Kali ini, polisi membongkar bisnis esek-esek tersebut di Apartemen Kalibata City, Tower Jasmine, Jakarta Selatan.
"Iya betul, ada praktik prostitusi di lokasi tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama saat dikonfirmasi, Selasa (28/1/2020).
Terbongkarnya kasus itu bermula dari adanya aduan orang hilang di Polres Metro Depok pada 22 Januari 2020 lalu. Dari aduan tersebut, polisi menemukan orang hilang tersebut di Apartemen Kalibata City, tepatnya di Lantai 10 kamar nomor 10 AV.
Korban berinsial JO sempat mendapat tindak penganiayaan. JO disundut rokok, ditampar, bahkan diikat oleh para pelaku.
Baca Juga: Terbongkar! Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata City, Beli di MiChat
Berita Terkait
-
Terbongkar! Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata City, Beli di MiChat
-
Bermarkas di Apartemen, Sindikat Ini Bawa Kabur ABG dan Disuruh Jadi PSK
-
Kasus Prostitusi Anak Kafe Khayangan, Polisi Kembali Ciduk 2 Tersangka
-
KPAI Kecam Prostitusi Anak di Kafe Khayangan di Penjaringan
-
Potret Kafe Khayangan, Tempat PSK Anak Layani 10 Pria Dalam Semalam
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus