Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:43 WIB
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari kesembilan di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (10/2). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengimbau agar masyarakat Indonesia dapat menerima kehadiran 238 WNI yang akan dipulangkan dari Natuna pada Sabtu (15/2/2020) besok. Mereka sebelumnya sudah menjalani observasi dan karantina setalah pulang dari Wuhan, China.

Politikus yang akrab disapa Bamsoet mengatakan bahwa semua WNI yang telah menjalankan observasi tersebut dalam keadaan sehat dan negatif dari Corona. Sehingga tidak ada alasan bagi masyaranat untuk menolak kepulangan mereka.

"Mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menerima kembali WNI dari Wuhan, China tersebut, mengingat mereka semua dipastikan dalam keadaan sehat dan bebas dari virus corona," kata Bamsoet melalui keterangan tertulis, Jumat (14/2/2020).

Meski demikian, politikus Partai Golkar ini juga meminta masyarakat agar tetap waspada dalam melakukan pencegahan virus Corona dengan tetap memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan serta makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, Bamsoet meminta pihak pemerintah agar dapat memastikan kepulangan 238 WNI ke tempat tinggalnya masing-masing dengan selamat.

"Meminta kepada pemerintah untuk mempersiapkan kepulangan seluruh WNI yang akan dikembalikan ke daerah masing-masing tersebut, serta melakukan pendampingan dan memastikan seluruh WNI tiba di kediamannya masing-masing dengan selamat," kata Bamsoet.

Untuk diketahui, 238 WNI yang tengah diobservasi dan dikarantina sepulang dari China untuk mencegah risiko virus corona atau Covid-19 di Natuna, Kepulauan Riau dipastikan akan dipulangkan pada Sabtu, 15 Februari 2020 pada pukul 12.00 WIB.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan pelepasan akan dilakukan dengan mengadakan upacara.

"Ya update tetap sama berakhirnya masa observasi adalah tanggal 15 Februari jam 12 siang. Jadi sesegera mungkin setelah itu kita mungkin upacara sedikit pelepasan, supaya mereka juga sadar telah selesai masa observasinya," ujar Menkes di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020).

Untuk menyemangati juga sebagai rasa syukur karena tidak adanya WNI yang positif mengidap virus Corona Covid-19, Menkes Terawan juga akan hadir di lokasi. Pelepasan WNI menurutnya akan diiringi rasa bahagia dengan suasana yang mengharu biru.

"Saya akan ke sana besok pagi, ikut menyiapkan, melepaskan mereka, bagaimana nanti kita bisa melihat haru birunya mereka bahagia. Melihat orang berbahagia 'kan kita ikut bahagia, apalagi keluarga yang nanti menerimanya," ungkap Terawan.

"Apalagi masyarakat sekitar yang menerimanya. Wah, sungguh mereka semua berbahagia. Kangen lah, kangen-kangenan," sambungnya.

Read more...