Suara.com - Virus corona telah menyebar ke lebih dari 25 negara di seluruh dunia dengan 55.748 kasus terjadi di Wuhan, China. Namun hingga saat ini, belum ada satu pun kasus yang terjadi di Indonesia.
Menanggapi tidak adanya kasus virus corona di Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berkelakar.
Candaan itu dikatakannya kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Mahfud lantas mengunggah ke akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan tersebut ia juga menunjukkan swafotonya bersama Airlangga.
"Alhamdulillah 243 WNI yang pulang dari Wuhan dan diobservasi 14 hari di Natuna dinyatakan bersih dari Corona," tulis Mahfud melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Sabtu (15/2/2020).
Ia mennyinggung kelakar Airlangga yang mengatakan virus corona tidak bisa masuk Indonesia karena izinnya berbelit-belit. Menteri Airlangga juga mengaitkan hal itu dengan omnibus law.
"Dalam kelakarnya, Menko Perekonomian Airlangga bilang: Karena perizinan di Indonesia berbelit-belit maka virus corona tak bisa masuk. Tapi omnibus law tentang perizinan lapangan kerja jalan terus," cuit Mahfud.
Hanya dalam waktu satu jam setelah diunggah, cuitan tersebut mendapatkan lebih dari seribu likes, 181 retweets dan 194 komentar. Terdapat beragam komentar warganet di sana.
"Saya juga gak heran kalau Corona gak terdeteksi pak, wong Masiku yang segede itu aja gak bisa ditemukan hehehe," tulis @Suryantosikram1.
Baca Juga: Pria Ngamen demi Scorpions, Promotor JogjaROCKarta Bakal Ajak ke Backstage
"Omnibus Law soal tenaga kerja dan lapangan kerja perlu dikaji pak, jangan sampai merugikan pekerjanya dan pengusahanya," tulis @Grenaldyprayoga.
"Yang begitu anda anggap lucu ya pak? Kok saya jadi pengen lihat Anda ada di barisan depan menyalami WNI yang sudah bersih corona," tulis @ipungelaja.
WNI telah selesai dikarantina
Sebanyak 238 warga negara Indonesia yang dikarantina di Natuna karena diduga terjangkit virus corona, pulang, Sabtu (15/2/2020) hari ini. Mereka diklaim sudah sehat.
Masa observasi dan monitoring mereka di hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, dinyatakan selesai pukul 12.00 WIB hari ini. Mereka akan pulang ke daerah masing-masing, namun akan transit di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta lebih dulu.
Selama 14 hari sudah mereka menjalani proses karantina untuk memastikan seluruh WNI tidak terinfeksi dan membawa virus corona COVID-19 ke Indonesia.
Berita Terkait
-
Dua Wanita Rusia Diduga Kena Virus Corona Kabur dari Karantina
-
18 Kru Batik Air Ikut Dipulangkan dari Karantina Corona di Natuna
-
Update Corona Covid-19 di Indonesia: 92 Pasien Negatif, 2 Masih Observasi
-
Korban Virus Corona Berisiko Stres hingga Frustasi, Ini Alasannya
-
WNI eks Wuhan Pulang dari Karantina Corona di Natuna Naik Pesawat TNI
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter