Suara.com - Tiago Lacerda dan Raquel Dias, pasutri di Brasil diadili setelah dengan tega membunuh bayi mereka yang berusia enam bulan. Mereka memutilasi dan membuang tubuh putrinya ke dalam sumur.
Disadur dari Mirror, Sabtu (15/2/2020), pengadilan di Tabaporã, Brasil barat tengah menghadirkan Tiago Lacerda (23) dan Raquel Dias (25) pada Selasa (11/2). Keduanya telah didakwa atas pembunuhan bayinya sendiri.
Pasutri ini mengaku telah memotong-motong anak itu sebelum melemparkan bagian tubuhnya ke dalam sumur.
Mereka sempat kabur setelah melakukan pembunuhan itu. Tiago dan Raquel ditangkap sekitar 700 mil jauhnya dari rumah mereka. Keduanya bersembunyi di negara bagian lain.
Tiago, ayah tiri korban, mengklaim gadis kecil itu meninggal secara tidak sengaja setelah diberi obat flu.
Dia mengaku menyembunyikan tubuhnya karena tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Raquel sempat berkilah. Kepada polisi, ibu korban mengaku tidak berada di tempat tinggalnya saat anak itu dimutilasi.
Wanita itu mengklaim ketika sampai di rumah, anak itu sudah dimutilasi dan dibuang ke sumur.
Berdasarkan penyelidikan polisi, pernyataan Raquel dibantah sendiri oleh suaminya. Tiago mengaku bahwa mereka berdua memutuskan untuk memutilasi dan menyembunyikan tubuh gadis kecil itu.
Baca Juga: Ada Perubahan, Begini Skenario Baru Penutupan Malioboro di Selasa Wage
Detektif yang bertugas juga mengungkapkan penemuan lain. Pasutri itu melakukan kekerasan terhadap bayinya yang diduga terjadi sejak korban berusia 28 hari.
Catatan foto yang diambil oleh dokter menunjukkan beberapa luka yang diderita bayi pada saat itu.
Terlihat luka cukup dalam di salah satu kaki korban. Selain itu, ada tanda-tanda luka bakar di kaki lainnya.
Berita Terkait
-
Pakai Atribut Silat Usai Nonton Konser, Pasutri Patah Tulang Dihujani Batu
-
Kuliti dan Mutilasi Istri Sendiri, Erik Klaim Dapat Bisikan Gaib
-
Suami Kuliti dan Mutilasi Istri, Potongan Tubuhnya Dibuang di Lubang WC
-
Ilmuwan Temukan Virus Baru yang 90% Gen-nya Belum Pernah Diketahui
-
Kisah Pele, Sang Legenda Sepak Bola yang Kini Depresi dan Tak Bisa Berjalan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta dalam OTT Bupati Cilacap