Suara.com - Oknum polisi berinisial PLG (40) ditangkap saat diduga hendak mencuri baterai tower Base Transceiver (BTS) provider telekomunikasi di Komplek TNI AU Dirgantara 3 Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. PLG diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kapolsek Makasar Kompol Edi Supriyanto menuturkan, bahwa PLG diduga hendak mencuri baterai BTS bersama dua temannya yang merupakan warga sipil pada Jumat (14/2/2020) sekira pukul 21.30 WIB.
"Menurut keterangan warga, para pelaku sudah beberapa hari mondar mandir di sekitar tower BTS," kata Edi kepada wartawan Senin (17/2/2020) malam.
Edi lantas mengungkapkan bahwa sesaat sebelum ditangkap, salah satu warga yang merupakan anggota TNI AU sempat mempertanyakan maksud PGL dan dua temannya itu berada di sekitar tower BTS.
Namun, para pelaku tersebut justru panik dan berupaya melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Namun salah satu pelaku (PGL) yang ternyata anggota Polri saat mau kabur dengan motor dipegang oleh warga dan terjatuh. Setelah terjatuh pelaku sempat lari dan masuk pekarangan rumah tetapi tidak bisa keluar dan langsung ditangkap," katanya.
Menurut Edi, setelah berhasil ditangkap PGL sempat diamankan ke POM TNI AU. Selanjutnya, POM TNI AU pun menyerahkan ke Polsek Makasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional