Suara.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, draf Rancangan Undang-Undang Ibu Kota bisa rampung dalam waktu dekat. Sebab, draf tersebut hanya berisi 30 pasal.
"Kalau bisa lebih cepat lebih baik karena cuma 30 pasal kan," kata Suharso di Kompleks Istana Presiden pada Rabu (19/2/2020).
Untuk itu, pemerintah akan segera mengirim Surat Presiden (Surpres) beserta draf RUU Ibu Kota Negara ke DPR pada pekan depan. Namun, dia tidak merinci subtansi draf RUU tersebut lebih jauh.
"Mudah-mudahan minggu depan ya. Nantilah belum bisa saya share," sambungnya.
Suharso mengatakan, secara garis besar draf tersebut berisi pengelolaan kawasan ibu kota. Mulai dari pengelolaan hingga strukturnya.
"Ya garis besarnya mengenai pengelolaan, strukturnya gitu. Pokoknya nanti deh, nanti saya akan bikin sosialisasinya seperti apa, saya tidak berani karena baru dengan presiden. Pasti saya bagi nanti," katanya.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi mengemukakan, dalam RUU Ibu Kota Baru akan ada badan otorita ibu kota yang mengelola pembangunan ibu kota. Tak hanya itu, Jokowi mengemukakan kemungkinan ibu kota baru masih berada di bawah administratif Provinsi Kalimantan Timur.
Namun pembahasan mengenai ibu kota baru akan menjadi provinsi baru atau masih berada di Provinsi Kalimantan Timur, diserahkan kembali kepada DPR.
"Tapi ini pembahasan di dewan, masih bisa berubah. Saya titip ke Bappenas, fleksibilitas organisasi, kecepatan di situ artinya tidak seperti organisasi-organisasi yang ada seperti ini, wilayah administratif."
Baca Juga: Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Banjir 1,9 Meter, Jembatan Roboh
Berita Terkait
-
Bangun Ibu Kota Baru, Jokowi Gandeng 3 Tokoh Dunia
-
Jokowi soal Ibu Kota Baru: Bukan Apa-apa, Beban di Pulau Jawa Sudah Berat
-
Sebelum Pindah ke Ibu Kota Baru, Menpan RB Diminta Survei Keinginan ASN
-
RUU Ibu Kota Baru Rampung, Jokowi: Minggu Depan Kami Sampaikan ke DPR
-
UEA Berkomitmen Siap Terlibat Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi