Suara.com - Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta pada wagub DKI terpilih nantinya jangan hanya jadi tukang stempel saat menjabat. Hal ini dikatakan Prasetio karena proses pemilihan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno sudah mulai berjalan.
Prasetio mengatakan Wagub DKI harus bisa mengisi kekosongan Anies dengan memberi masukan jika ada kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan. Bukan malah menutup-nutupinya dan tak membantu apa-apa.
"Bersama sama mengisi kekosongan. Jangan hanya tukang stempel. Kasih masukan kepada Gubernur," ujar Prasetio saat dikonfirmasi, Kamis (20/2/2020).
Meski demikian, ia belum bisa menentukan akan memilih siapa di antara kedua calon, Nurmansyah Lubis dari PKS dan Riza Patria yang ditunjuk Gerindra. Namun ia ingin yang terpilih memahami betul kondisi Jakarta.
"Pilih yang terbaik untuk masyarakat Jakarta, yang mengerti Jakarta," jelasnya.
Karena itu ia ingin mendengar terlebih dahulu visi dan misi tiap calon nantinya saat rapat paripurna pemilihan. Politisi PDI-P ini tak ingin membeli kucing dalam karung atau asal memilih wakil untuk mendampingi Anies Baswedan.
"Kami melihat bagaimana langkah langkah menyelesaikan masalah Jakarta. Jangan beli kucing dalam karung bos," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi