Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengunggah video sebuah rumah sakit di Jakarta yang terendam banjir. Video tersebut mendapat banyak respon warganet.
Rekaman itu diunggah Hotman pada Selasa (25/2/2020). Terlihat di video tersebut, orang-orang berjalan membelah genangan air setinggi lutut orang dewasa.
Dalam video tersebut tampak seorang pasien tidur di atas ranjang. Seorang wanita yang diduga petugas rumah sakit mendorong ranjang tersebut.
Menanggapi video itu, Hotman Paris menulis narasi, "Nasib bangsaku ini! Pasien Rumah sakit di Jakarta".
Pantauan Suara.com, video tersebut telah disaksikan lebih dari 184 ribu kali hanya dalam waktu 40 menit setelah diunggah. Terdapat lebih dari seribu komentar di sana.
Dalam unggahan yang lain, Hotman juga memperlihatkan foto kondisi rumah sakit di Jakarta yang terendam banjir. Seorang pasien yang memakai infus dan baju oranye menaikkan kakinya agar tidak basah kena air.
Foto itu juga memperlihatkan, seorang pasien lain yang duduk di kursi roda. Tinggi genangan air sampai menyentuh telapak kaki pasien tersebut.
Untuk foto itu, Hotman menulis, "Rumah sakit lain di Jakarta! Nasib bangsaku".
Rata-rata warganet yang berkomentar di unggahan-unggahan Hotman Paris ini menyalahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ada juga yang menyalahkan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pembina Pramuka SMP N 1 Turi Akui Lalai
Berdasarkan penjelasan salah satu warganet, video pasien dievakuasi dari banjir ini terjadi di Rumah Sakit Husada Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Namun, tak sedikit pula warganet yang berkelakar. Seperti akun @changdesy yang menulis," Ini baru namanya kasur berenang. Hati-hati jangan nyentuh air. Bisa hamil".
"Itu air ngapain reunian di rumah sakit," tulis @vadimsunarto.
Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan lebih dari 200 RW terdampak banjir Jakarta. Banjir itu akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Ibu Kota sejak Senin (24/2/2020) malam.
Anies pun menyebut jumlah RW se-Jakarta dibandingkan dengan jumlah RW yang terdampak banjir.
"Saat ini jumlah RW yang terdampak masih bergerak terus. Lebih dari 200 RW dari 2738 RW di Jakarta terdampak banjir. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kontak kami di 112 atau datang kelurahan. Kami akan bantu respon kebutuhan masyarakat," kata Anies saat meninjau Pintu Air Manggarai, Selasa (25/2/2020).
Berita Terkait
-
Banjir Melanda Jakarta, Ganjil Genap Sementara Ditiadakan
-
Anies Klaim Anak Buahnya Sudah Turun Atasi Banjir Jakarta
-
Pengusaha Jakarta: Hari Ini Banjir Terparah di 2020, Rugi Miliaran Rupiah
-
Jakarta Dikepung Banjir, Warganet: Corona Left Group, Kadas-Kurap Come Join
-
Sebut Anies Gubernur Soleh, Rahmat HS: Bersyukur Banjir Besar di Hari Libur
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru
-
Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara
-
Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026
-
Geger! Petani di Rejang Lebong Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon Kopi Usai Banjir Bandang
-
Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender
-
Agar Negara Tak Dicap Merestui Pembungkaman Kritik, Teror ke DJ Donny dan Aktivis Lain Harus Diusut
-
Tahanan Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng, Mantan Napol Desak Investigasi Independen!
-
Kebakaran Rumah Kosong di Jagakarsa Saat Warga Sambut Tahun Baru 2026
-
Kemdiktisaintek Rilis Aturan Baru No 52 2025, Jamin Gaji Dosen Non-ASN
-
Pasukan Orange Tuntaskan Bersih-Bersih Sisa Perayaan Tahun Baru Sebelum Subuh