Suara.com - Seorang pengendara mobil bernama Baharuddin, mendadak menabrak puluhan pemotor di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, sembari meneriakkan yel-yel.
Pelaku, seperti diungkapkan Kepala SPKT III Polsek Panakkukang Ipda Ambo Tang, meneriakkan yel-yel "Kafir" saat menabrak para pemotor. Peristiwa itu terjadi hari Selasa (25/2/202) malam.
Belakangan diketahui Baharuddin, lelaki berusia 45 tahun yang menjadi pelaku penabrakan, adalah warga Jeneponto.
Akibat peristiwa tersebut, puluhan orang pengendara menjadi korban. Sementara pelaku yang berhasil dihentikan di depan PLTU Tello, nyaris tewas diamuk massa.
Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Panakkukang yang cepat mendatangi lokasi berhasil mengamankan pelaku dari amukan massa.
Ambo Tang menuturkan, berdasarkan informasi yang diperoleh pihak kepolisian, peristiwa itu berawal saat pelaku (Baharuddin) yang mengendarai mobil beserta anak dan istrinya, menyuruh anak dan istrinya turun di depan Gedung Graha Pena.
Setelah itu, pelaku lanjut mengemudikan mobilnya ke arah Makassar Town Square (MTos).
“Tetapi saat berada di depan Mall Nipah, pelaku menabrak puluhan pemotor, kemudian dikejar oleh warga sekitar di depan Mall Nipah. Mobil pelaku baru berhenti di depan Pos Polisi PLTU Tello Baru,” terang Ambo Tang seperti diberitakan Kabarmakassar.com—jaringan Suara.com, Rabu (26/2).
Di lokasi tersebut, lanjut Ambo Tang, pelaku pun diamuk massa dan mobilnya dirusak. “Untungnya aparat kepolisian bisa mengamankan pelaku dari amukan massa.”
Baca Juga: Kronologi Tabrak Lari yang Menimpa Ayah Jessica Iskandar
Hingga kekinian, kejadian itu belum bisa dipastikan soal tabrak lari. Namun informasinya, awal semua itu karena pelaku sedang marah.
“Pengakuan istrinya, dia (pelaku) dalam keadaan kesurupan. Karena semua yang ditabrak katanya kafir.”
Berita Terkait
-
Tekuk Shan United 3-1, Kemenangan Perdana PSM Makassar di Piala AFC 2020
-
Gol Giancarlo Rodrigues Bawa PSM Ungguli Shan United di Babak Pertama
-
Link Live Streaming Piala AFC 2020: PSM Makassar vs Shan United
-
Pakai Plat Bertuliskan Kamu Cantik, Sopir Mobil Ini Kena Pasal Berlapis
-
Kondisi Terkini Ayah Jessica Iskandar Usai Jadi Korban Tabrak Lari
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing