Suara.com - Seorang perempuan korban tenggelam akibat sampan bocor di Sungai Lematang, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan berhasil ditemukan 10 kilometer dari lokasi tenggelam.
Kepala Kantor Basarnas Palembang Hery Marantika, Minggu, mengatakan korban bernama Nunhayati (45) diduga tenggelam di Sungai Lematang pada Sabtu (29/2) sekitar Pukul 16.00 WIB dalam perjalanan usai berkebun.
"Setelah pencarian bersama tim gabungan akhirnya korban ditemukan pada hari Minggu pukul 09.46 WIB dalam kondisi telah meninggal dunia, korban ditemukan 10 kilometer dari lokasi tenggelam dan selanjutnya dibawa ke rumah duka," ujar Hery seperti dilansir Antara, Minggu (1/3/2020).
Nunhayati diketahui bersama dua rekannya, yakni Sarna (35) dan Aisyah (60) saat menyeberangi Sungai Lematang sepulang dari kebun menggunakan perahu sampan, ketika berada di tengah sungai tiba-tiba sampan bocor dan tenggelam.
Namun kedua rekanya berhasil berpegangan pada sampan dan selamat, sementara Nunhayati yang terlempar ke sungai tak sempat berpegangan karena arus Sungai Lematang sangat deras dan ia terbawa arus.
Petugas gabungan polisi dan TNI dibantu warga langsung mencari korban dengan menyisir pinggiran sungai menggunakan perahu serta ban meskipun cuaca sempat hujan, namun hingga malam korban belum bisa ditemukan.
Pada Minggu pagi pencarian dilanjutkan dengan perahu karet, tim Basarnas Palembang menggunakan metode circle dengan penyusuran sungai sejauh lima kilometer dari lokasi tenggelamnya Nunhayati, akhirnya jasad korban ditemukan 10 kilometer dari lokasi tenggelam.
"Deras dan tingginya debit air sungai memang cukup menyulitkan tim mencari jasad korban," kata anggota Basarnas Palembang Angga Nova usai pencarian.
Baca Juga: Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan Air, Sultan Diduga Tewas Terpeleset
Berita Terkait
-
Perahu Terbalik di Sungai Brantas, Anggota TNI dan Pacarnya Belum Ditemukan
-
Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan Air, Sultan Diduga Tewas Terpeleset
-
Perahu Penyeberangan Sungai Brantas Tenggelam, 4 Orang Hilang
-
Soal Korban Hanyut di Pandak, Lurah Triharjo: Tak Cuma Sekali Terjadi
-
Warga Sebut Sungai Glagahan Deras di Pagi Hari Sebelum Ngajinah Tenggelam
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi