Suara.com - Perdana Menteri Malaysia kedelapan yang baru saja dilantik, Tan Sri Muhyiddin Yassin mendapat ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Ucapan itu dibalas dengan pujian Muhyiddin yang kagum kepada pencapaian Jokowi sebagai Presiden.
Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Muhyiddin melalui sambungan telepon. Video percakapan keduanya diunggah oleh Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman.
Dalam cuitan di akun Twitter @fadjroeL, Senin (2/3/2020), jubir Jokowi mengunggah cuplikan rekaman dari media Malaysia, Buletin TV3.
Pada awal percakapan, Muhyiddin memperkenalkan diri kepada Jokowi sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru. Jokowi kemudian mengucapkan selamat.
"Atas nama bangsa Indonesia saya mengucapkan selamat atas pelantikan yang amat terhormat bapak Tan Sri Muhyiddin Yassin oleh Yang di Pertuan Agong sebagai Perdana Menteri Malaysia Kedelapan," ucap Jokowi.
Ia melanjutkan, "Pemerintah Indonesia siap bekerja sama dengan pemerintahan yang amat terhormat Tan Sri Muhyiddin yang memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang sudah terjalin baik selama ini".
Muhyiddin mengucapkan terima kasih atas ucapan yang diberikan Jokowi kepadanya. Ia juga menanggapi ajakan Jokowi untuk tetap memperkokoh hubungan bilateral dua negara ini.
"Ini hubungan yang agak amat istimewa, karena kita selalu disebutkan serumpun bangsa, dan kami amat menghargai segala usaha yang bapak lakukan," kata Muhyiddin sambil melihat ke arah ponsel yang dipegangnya.
Baca Juga: Harga Jual Tembus Rp 2,4 Juta, Warga di Aceh Ramai-ramai Jual Emas
Perdana Menteri Malaysia yang menggantikan Mahathir Mohamad ini mengaku kagum dan menyebut pemerintahan Jokowi bersama Ma'ruf Amin istimewa.
"Malahan kagum dengan kejayaan bapak sejak memimpin yang terbaru ini pencapaian 100 hari, yang saya ikuti, dengan Pak Ma'ruf Amin ini agak istimewa juga. Tentunya seluruh warga Indonesia bersuka cita," ujarnya.
Muhyiddin siap menyambut sikap nyata pemerintah Indonesia untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Malaysia.
Pada akhir video, Jokowi mengundang Muhyiddin untuk datang berkunjung ke Indonesia.
"Selanjutnya, saya mengundang yang amat terhormat Tan Sri untuk berkunjung ke Indonesia," kata Jokowi.
Pelantikan Muhyiddin Jadi Perdana Menteri
Berita Terkait
-
Jokowi Putuskan Evakuasi 68 WNI Diamond Princess Pakai Pesawat Garuda
-
Dukung Rencana Ahok Pimpin Ibu Kota Baru, Ferdinand: Karakternya Meledak
-
Ditunjuk Jadi PM Malaysia, Ini Dia Sosok Muhyiddin Yassin
-
Muhyiddin Yassin Jadi Perdana Menteri Malaysia Pengganti Mahathir
-
Virus Corona Bikin Pejabat Batal Terbang, Terbaru Jokowi Gagal ke Las Vegas
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
-
HUT ke-12 Suara.com Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu
-
Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta
-
Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Haris Azhar: Perkara Ini Tidak Memenuhi Hak Asasi Manusia
-
Rayakan Hari Jadi ke-12, Suara.com Perkokoh Posisi Pemimpin Media Digital Berbasis Komunitas
-
Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?
-
Dirumorkan Tewas Dibom Iran, Benjamin Netanyahu Terakhir Terlihat di Lokasi Ini
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Laporan Keterangan Palsu di Sidang Hanya Bisa Lewat Hakim