Suara.com - Kementerian Kesehatan RI menyatakan 188 WNI anak buah kapal pesiar World Dream yang kekinian dikarantina di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, negatif virus corona Covid-19.
Juru Bicara Penanganan Indonesia untuk virus corona Achmad Yurianto mengatakan, ratusan WNI itu dinyatakan negatif virus corona berdasarkan pemeriksaan spesimen.
"Untuk 188 ABK kapal World Dream sudah selesai diperiksa, semuanya negatif," kata Achmad di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).
Achmad juga mengatakan, 67 orang dari 69 WNI yang menjadi ABK kapal pesiar Diamond Princes juga dinyatakan negatif virus corona.
Sementara dua WNI lainnya masih harus dilakukan tes kembali. Untuk diketahui, 69 WNI pekerja kapal pesiar Princess Diamond juga dikarantina di Pulau Sebaru Kecil.
"Kami masih melakukan pendalaman untuk 2 spesimen ABK Diamond Princess," ujar Achmad.
Ia menjelaskan, spesimen yang diperiksa itu diambil dari dinding belakang hidung setiap WNI. Karenanya, tingkat akurasi hasil penilaian bisa dipertanggungjawabkan.
"Jadi, teknisnya itu seperti menggunakan cotton bud, panjang begitu, terus dimasukkan sampai mentok, diambil. Kemudian diambil lagi dari mulut, terus sampai belakang, diukrek, terus diambil.”
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Baca Juga: Cerita ABK World Dream Jadi Koki Dadakan di Pulau Sebaru
Berita Terkait
-
Kemenkes Pastikan Seluruh ABK World Dream Negatif Corona Covid-19
-
Persiapan Petugas Medis Sambut 69 WNI Diamond Princess di Bandara Kertajati
-
Cerita ABK World Dream Jadi Koki Dadakan di Pulau Sebaru
-
WNI Kru Kapal Diamond Princes Tiba di Bandara Kertajati
-
Selama Observasi, WNI dari Diamond Princess dan World Dream akan Dipisah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat