Suara.com - Seorang lelaki berinisial R (38) di Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam harus meringkuk di penjara akibat perbuatan cabul kepada seorang anak perempuan tujuh tahun.
Modus tersangka melancarkan aksi pencabulan itu berawal ketika mengajak korban bermain di kamar indekos. Pria yang kini dagang bakso itu dikabarkan dekat dengan bocah lugu tersebut. Apalagi ia dulu merupakan anak buah bapak korban.
Saat berada di kamar kos, R meminta agar Bunga (nama samaran korban) untuk menonton video porno yang ada di ponselnya. Namun bocah itu tak begitu mengerti dan tertarik dengan apa yang diperlihatkan R di ponselnya itu.
Tak lama R memaksa bunga untuk melakukan hal tak senonoh. Ia meminta memegang kemaluannya dan memaksa bocah itu melakukan oral seks. Tentunya Bunga menolak.
Karena tak tahan sambil melihat video porno, R akhirnya menggerayangi gadis kecil itu. Kejadian tersebut Jumat (28/2/2020) sekira pukul 13.00 WIB.
Kapolsek Batu Ampar, Kompol Reza M Tarigan mengatakan jika pihaknya mendapat laporan dari orang tua Bunga. Bocah itu ternyata cukup pintar menuturkan apa yang sudah dialaminya kepada orang tua.
"Awalnya usai kejadian itu korban diantarkan pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari kos-kosan pelaku. Korban tiba di rumahnya dan akhirnya bercerita kepada ibunya," kata Reza seperti dilansir dari Batam News--jaringan Suara.com, Selasa (3/3/2020).
Tak ayal cerita bocah itu membuat orang tuanya kaget. Mereka membawa anaknya tersebut ke kelinik bidan yang tidak jauh dari rumah.
"Hasil pengecekan dari bidan tersebut alat kemaluan korban mengalami lecet. Kami akhirnya mengamankan pelaku beserta barang bukti sebuah bantal tidur dan sebuah boneka," terang Kapolsek.
Baca Juga: Pelaku Cabul Ikat Anak TK di Pohon, Mulut Disumpal dan Mata Dibekap Kain
Bisa dipastikan kegiatan R selanjutnya akan berganti dari jualan bakso menjadi penghuni hotel prodeo.
Berita Terkait
-
Total Penumpang Kapal di Batam yang Angkut WN Singapura Positif Corona
-
Pasien Suspect Corona yang Berpenyakit HIV AIDS Pernah Berobat di Singapura
-
WN China di Batam Mendadak Tewas saat Dibangunkan, Dinkes: Bukan Corona
-
17 Tahun Cabuli Anak, Gereja Tarik Aset Pendeta HL di Surabaya
-
Ada Penumpang Positif Corona, 12 ABK di Batam Dikarantina di Kapal
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas