Suara.com - Najwa Shihab mencoba menghubungi nomor hotline virus corona pada saat program acara Mata Najwa tengah berlangsung pada Rabu malam (4/3/2020). Sayangnya, meski berhasil dihubungi namun kedua nomor hotline layanan virus corona itu sama-sama sibuk.
"Kita coba telepon ya supaya masyarakat tahu ini juga salah satu cara kita untuk mendapatkan informasi," ujar Najwa.
Namun, tak lama setelah tersambung, nomor hotline tersebut ternyata sedang sibuk.
"Pelanggan, nomor yang Anda hubungi sedang sibuk. Silahkan hubungi beberapa saat lagi," demikian suara operator.
Presenter yang juga berprofesi sebagai jurnalis itu lantas menanggapi hal tersebut dengan optimis. Menurut Najwa, ini mungkin pertanda bahwa banyak orang ingin mengetahui informasi seputar virus corona.
"Pasti banyak sekali masyarakat yang berusaha telepon. Mudah-mudahan ini tanda baik karena masyarakat berlomba-lomba mau mencoba menghubungi hotline ini," katanya.
Najwa juga meminta Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko agar menambah saluran hotline corona virus mengingat antuasiasme warga dalam mencari tahu informasi seputar corona ternyata membludak.
"Tampaknya kapasitasnya harus ditambah supaya lebih banyak lagi orang yang bisa mendapatkan informasi," demikian kata Najwa.
Moeldoko mengatakan bahwa saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memiliki nomor hotline virus corona yang bisa dihubungi oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Ada dua nomor yang bisa diakses langsung oleh masyarakat.
Baca Juga: Tidak Sembarang Orang Bisa Diperiksa Corona di Lab, Ini Syaratnya
"Sebenarnya kita sudah punya Hotline ya. Hotline-nya 021-5210411," ujar Moeldoko.
Selain nomor di atas. Masyarakat Indonesia juga bisa menghubungi layanan Hotline virus corona di nomor 0812-1212-3119 untuk mencari tahu informasi terkait virus corona baru atau COVID-19.
Berita Terkait
-
Review Hambalang 6,5 Jam: Ketika Najwa Shihab dan Chatib Basri Diskusi Maraton Bareng Presiden
-
Transformasi Naya Anindita: Dulu Mengawal Mata Najwa, Kini Merajai Box Office
-
Isi Doa Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Quran 2026
-
Unggahan Ahmad Dhani Soal Royalti Tuai Kritik di Tengah Kabar Duka Vidi Aldiano
-
Sosok Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rara yang Dikaitkan Isu Selingkuh, Kerabat Orang Populer
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara