Suara.com - Pengamat Sabang Merauke Circle (SMC) Dr.Syahganda Nainggolan menyatakan, bahwa Anies Baswedan adalah sosok filsuf agung.
"Anies itu kan salah satu kehebatannya dia kalau kata Aristoteles itu, Filosof yang agung," kata Syahgnda.
"Filosof yang agung itu pemimpin yang dia itu orang pintar tetapi mencintai rakyat, kerja untuk rakyat bukan untuk cukong," tambahnya.
Pernyataan itu diungkapkan Syahganda dalam youtube chanel realita tv pada Jumat (9/3/2020), juga dihadiri Rocky Gerung dan Hendri Satrio.
"Tipe Anies ini bukan tipe misalkan cari anaknya atau saudaranya ditempatkan di kepala dinas mana ini itu, ambil proyek sana sini," kata dia.
Menurut Syahganda, Anies adalah tipe pemimpin yang bekerja untuk rakyat dan teknokrat.
"Anies itu, tipe orang betul-betul teknokratis orang yang bekerja dan lain-lain untuk rakyat. ini yang membuat Anies dituduh dan digoyang lain-lain diam aja," ujarnya lagi.
Syahganda menyebutkan, pihak lawan Anies belum menemukan calon yang pas sehingga Anies terus dijelekkan.
"Kalau orang-orang sana tidak bisa menampilkan calon, tidak bisa mempertahankan enclipe yang mengklaim mereka radikal pancasila itu. Sehingga mereka membuat survey membuat narasi dari sekarang untuk menghancurkan anies," tambahnya.
Baca Juga: Lantai Skate Park Slipi Rusak dan Hancur
Pengamat SMC itu menjelaskan bahwa kondisi politik Indonesia yang terpolariasi menjadi dua poros, yaitu Radikal Islam dan Islamik Fundamentalis.
"Ya ini kan memang selama 5 tahun belakangan ada sebuah design yang membelah bangsa menjadi dua, radikal pancasila dan yang diklaim sebagai islamik fundamentalis," jelasnya.
"Kelompok pertama itu dia udah punya figur dua kali menang, yaitu Jokowi memang yang kedua dipaksakan tentunya semua orang tahu," tambahnya.
Sementara itu, Syahganda menyebutkan di kelompok kedua ada figur Anies untuk Pemilu 2024.
"Karena trennya ini sekarang mereka tidak punya calon dan di sebelah satu lagi ada Anies yang diterima sebagai simbol kelompok yang diklaim sebagi islamik fundamentalis tadi, ya sana ketakutan kalah," ujar Syahganda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian