Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea merasa khawatir terhadap makanan yang dibelinya. Ia takut kalau pedagang yang memasak makanan pesanannya batuk.
Setibanya di rumah, makanan tersebut dimasak ulang sebelum disantap. Saat itu, Hotman memesan nasi uduk dan ayam goreng.
Video saat Hotman memasak ulang ayam goreng diunggah ke akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, pada Kamis (19/3/2020).
"Halo, hari keempat Hotman Paris dan keluarga di rumah. Baru beli nasi uduk dan beberapa ayam goreng, tetap Hotman tidak percaya walaupun sudah makanan matang dari luar tetap dipanasin lagi yang sangat panas. Mudah-mudahan kuman mati," ucap Hotman.
Hotman menjelaskan cara ini dilakukan karena dia khawatir makanan yang telah dibelinya tidak bersih.
"Beli nasi uduk matang dan ayam sudah matang dari reso. Tiba di rumah dimasak ulang sama Hotman, takut pedagang nasi uduk batuk waktu masak di rumahnya atau bekas tangannya! Hotman jadi parno!" ungkapnya.
Ia melanjutkan, "Masak ulang panasin begitu tiba di rumah! Ayo semua hati-hati! Anak belum bangun Hotman sudah masak".
Dalam unggahan yang lain, Hotman tetap memakai tisu saat pegang ayam goreng karena saking takutnya.
"Tuh, sudah jadi ketakutan nih, pegang ayam pun walau sudah gua panasin lama, tetap gua pakai tisu," ucap Hotman.
Baca Juga: Rapat soal Corona, Jokowi: Ekspor Masker dan Alat Kesehatan Disetop Dulu
Pengacara kondang ini menyarankan orang-orang untuk tetap tinggal di rumah sebagaimana imbauan pemerintah.
Hotman mengaku mematuhi saran tersebut. Ia merelakan bayaran sebagai pembawa acara di televisi dan pengacara agar tetap tinggal di rumah saat wabah Covid-19.
"Semua kita berkorban. Honor gua dari TV begitu banyak dan honor pengacara gua tinggalin semua demi kepatuhan saran pemerintah dan saran dokter," ujar Hotman sambil menyantap ayam goreng.
Video saat Hotman masak ulang makanan yang dibelinya telah disaksikan lebih dari 500 ribu kali.
Bahkan ada lebih dari 4000 komentar di sana hanya dalam waktu empat jam setelah diunggah.
Berita Terkait
-
Terungkap! Manusia Pertama Positif Corona dan 4 Berita Populer Lain
-
WFH Corona Bikin Rejeki Ojol Seret, Kakek Ratijo: Saya Bisa Mati Kelaparan
-
Pemerintah Sebut Corona Layaknya Virus Komputer, Bikin Nggak Karu-karuan
-
Gojek Dukung Kerja Dari Rumah, Pakar: Ampuh Tekan Penularan Corona
-
Berlakukan WFH, Layanan Penjaminan Jamkrindo Tetap Beroperasi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik