Suara.com - Jumlah pasien yang dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 di DKI Jakarta terus bertambah. Hingga Kamis (19/3/2020) malam, totalnya sudah menyentuh angka 210 orang.
Data ini diketahui dari situs resmi penyedia informasi mengenai kasus corona di DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id. Dalam situs itu, kasus corona terbagi menjadi dua, yakni pasien positif dan menunggu hasil.
Menunggu hasil dalam artian yang bersangkutan sudah menjadi pasien dengan gejala dan memiliki interaksi dengan pasien corona tapi masih menunggu hasil uji laboratorium.
Berdasarkan data itu, pasien yang menunggu hasil berjumlah 375 orang. Totalnya bersama yang positif, ada 585 kasus di Ibu Kota.
Selain itu, dari 210 pasien positif, 13 orang dinyatakan sudah sembuh. Sementara 19 lainnya dinyatakan meninggal.
Kemudian, 121 pasien positif lainnya sedang dirawat di Rumah Sakit. Lalu ada juga 57 orang yang melakukan isolasi mandiri atau self isolation.
Seluruh pasien positif itu berdomisili di 130 kelurahan di DKI. Namun ada juga 80 orang yang tak diketahui tempat tinggalnya.
Diketahui, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memberikan data terbaru terkait kasus virus Corona COVID-19 di sejumlah daerah di Indonesia.
Dari data per Kamis (19/3/2020), ada lima pasien positif di Jakarta yang meninggal dunia. Total secara keseluruhan, data orang meninggal akibat positif terjangkit virus corona mencapai 25 korban.
Baca Juga: Gara-gara Corona, Ustaz Somad Tolak Ceramah di Tabligh Akbar
“Ada penambahan di DKI sebanyak 5 orang. Kemudian Jateng penambahan kasus 1 orang,” kata Yurianto lewat konferensi pers di Youtube BNPB, Kamis.
Dari pendataan hari ini, total pasien positif corona di Indonesia juga bertambah. Teranyar, angka pasien positif terjangkit tembus 308 (setelah diralat BNPB) .
Berita Terkait
-
Gara-gara Corona, Ustaz Somad Tolak Ceramah di Tabligh Akbar
-
Persija Punya Pemain Baru, Ismed Sofyan Tak Masalah Jadi Pelapis
-
Satu Peserta Ijtima Asia 2020 di Gowa Demam, Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Pemerintah Rencanakan Tes Massal Corona, Anies Siap Kerahkan Jajarannya
-
Virus Corona Mewabah, Shin Tae-yong Pilih Bertahan di Indonesia
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
PDIP Tolak Usulan KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol: Dinilai Lampaui Kewenangan
-
Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka
-
Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat
-
Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!
-
Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif
-
Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan
-
Nasib Peserta UTBK 2026 yang Curang di Undip, Terancam Masuk Daftar Hitam Permanen
-
WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban
-
KPK Batasi Masa Jabatan Ketua Umum Parpol 2 Periode, Siapa yang Paling Lama Menjabat?