Suara.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI tengah menyiapkan sarana dan prasarana di seluruh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara guna menganitisipasi pasien virus corona Covid-19.
Persiapan sarana dan prasarana itu juga sebagai upaya antisipasi jika ada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas dan Rutan yang terpapar virus corona.
Misalnya, yang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP), pasien dengan pengawasan (PDP), hingga suspek atau orang diduga terjangkit Covid-19.
Untuk itu, sejumlah unit pelaksana teknis disiapkan untuk menjadi tempat rujukan isolasi. Tempat tersebut adalah mah Sakit Umum Pengayoman Cipinang, Lapas Kelas IIA Cikarang, Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Lapas Kelas IIA Serang dan Lapas Perempuan Kelas IIB Manado.
“Maka beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan disiapkan menjadi tempat rujukan isolasi mandiri bagi WBP. Antara lain di Rumah Sakit Umum Pengayoman Cipinang, Lapas Kelas IIA Cikarang, Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Lapas Kelas IIA Serang dan Lapas Perempuan Kelas IIB Manado," kata Plt Dirjen PAS Nugroho, dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2020).
Nugroho menyebut, pihaknya menggelar rapat penanganan Covid-19 di lapas maupun rutan melalui konferensi video, Kamis (19/3).
Rapat tersebut dihelat bersama jajaran pimpinan tinggi Ditjen PAS, Kepala Divisi Pemasyarakatan dan UPT Pemasyarakatan se-Indonesia.
Dalam rapat tersebut, mengusulkan agar UPT Pemasyarkatan dapat dijadikan ruang isolasi mandiri bagi para warga binaan pemasyarakatan.
Nugroho turut meminta jajaran Ditjen PAS di wilayah untuk memastikan lapas dan rutan dalam kondisi bersih.
Baca Juga: Dampak Virus Corona, Band Navicula Konser Tanpa Penonton
“Jajaran Ditjen PAS di wilayah lainnya akan mengusulkan UPT Pemasyarakatan, yang dapat menjadi rujukan isolasi mandiri bagi WBP. Pastikan lapas atau rutan bersih secara sanitasi maupun pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, minuman dan vitamin untuk meminimalkan penyebaran virus korona,” sambungnya.
Nugroho juga meminta agar warga binaan pemasyarakatan yang baru menjalani sidang untuk diperiksa kesehatannya.
Dalam hal ini, UPT Pemasyarakatan didorong untuk berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan BPBD setempat sebagai uupaya mencegah penyebaran Covid-19 di Lapas maupun Rutan.
“Seperti pengecekan suhu tubuh WBP saat penghitungan jumlah setiap hari, penyediaan fasilitas cuci tangan hingga pembatasan kunjungan dengan video call.”
Berita Terkait
-
Tak Ada Uang, 2 Keluarga Pasien Positif Corona di Surabaya Belum Diperiksa
-
Pria Ini Oles Hand Sanitizer ke Leher dan Perut, Dikira Minyak Telon Pak
-
60 WNI Terjebak dalam Kapal Pesiar Costa Luminosa yang Terinfeksi Corona
-
Erick Thohir ke Perusahaan BUMN: Harus Siap Rugi di Tengah Wabah Corona
-
Anies Umumkan Jakarta Berstatus Darurat Corona, Soft Lockdown?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?