Suara.com - Terhitung sudah dua hari Wisma Atlet, Jakarta Pusat dialihfungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat Corona.
Hingga saat ini, pasien positif terjangkit virus Corona (Covid-29) yang dirawat mencapai 9 orang.
Hal itu disampaikan oleh Panglima Kogabwilhan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono saat dihubungi Rabu (25/3/2020. Kata ia, per hari ini pukul 10.00 WIB, pasien yang dirawat berjumlah 144 orang dengan rincian 86 pria dan 58 wanita.
"Positif 9 orang, ODP 41 orang dan PDP 94 orang," kata Yudo.
Sembari merawat pasien, penyempurnaan RS Darurat Corona pun masih berjalan. Kata Yudo, kondisi RS Darurat Corona masih belum sempurna karena harus memenuhi standar rumah sakit khusus untuk penanganan pasien Covid-19.
"Karena butuh waktu untuk mengubah wisma menjadi RSD infeksi Covid-19," ucapnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan Wisma Atlet Kemayoran sudah menerima ratusan pasien pasca dialihfungsikan sebagai rumah sakit penanganan virus corona pada Senin (24/3/2020) kemarin.
Yurianto menyebut setidaknya ada 102 kunjungan pasien yang ingin periksa, 71 diantaranya dilanjutkan ke perawatan di lokasi, sementara 31 lainnya dipersilahkan isolasi diri mandiri di rumah masing-masing.
"Hari ini sudah ada 102 kunjungan dari pasien Covid-19 dan ada 71 yang langsung kita rawat, dan 31 yang tidak perlu dirawat," kata Yurianto dalam konferensi pers via YouTube BNPB, Selasa (24/3/2020).
Baca Juga: Rapid Test Covid-19 Hanya Untuk Orang yang Kontak dengan Pasien Positif
Yurianto mengungkapkan rata-rata pasien yang dirujuk ke rumah sakit darurat di Wisma Atlet adalah pasien yang memiliki gejala ringan dan sedang.
Berita Terkait
-
Ada Kardus APD 'Made In Indonesia' Dikirim dari China, Ini Tanggapan YLKI
-
Kondisi Menhub Sudah Membaik, Alat Bantu Pernapasan Sudah Dilepas
-
Bersih-bersih Tangkal Corona, Tempat Sabun Umum di Jember Malah Dicuri
-
Sempat Menuduh, AS Cabut Larangan Impor Sarung Tangan Medis dari Malaysia
-
Perangi Berita Hoaks Virus Corona, Twitter Siap Verfikasi Orang-orang Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar