Suara.com - Kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah membaik setalah mendapat perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Salah satu menteri Presiden Jokowi itu diketahui positif terkena virus corona atau COVID-19.
Staf Khusus Menko Maritim dan Investasi Bidang Kelembagaan dan Media Jodi Mahardi mengatakan pihak RSPAD sudah melepas alat bantu pernapasan atau ventilator Budi Karya.
"Kondisi Menhub sudah membaik, kalau tidak salah RSPAD sudah melepas alat bantu napas," katanya dalam konferensi pers melalui video di Jakarta, Rabu (25/3/2020).
Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi itu meminta publik ikut mendoakan kesembuhan Menhub Budi Karya agar bisa melakukan aktivitas seperti sediakala.
"Marilah kita doakan agar beliau bisa berkumpul kembali dan melakukan aktivitas seperti biasa," ujarnya.
Untuk diketahui, pada 14 Maret lalu, Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 setelah beberapa waktu terakhir dirawat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.
Posisi Menhub untuk sementara dijabat oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Selain Budi Karya, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri juga dinyatakan positif terkena virus corona kendati ia mengaku dalam keadaan sehat dan tidak merasakan keluhan seperti gejala virus tersebut pada umumnya, yakni demam, batuk, dan sesak napas.
“Sampai sekarang dalam keadaan sehat, tanpa demam, tanpa batuk dan tanpa sesak napas,” kata Zulfikri dalam pesan singkat WhatsApp di Jakarta, Selasa (24/3/2020) setelah dinyatakan positif corona melalui tes swab. (Antara)
Baca Juga: Tewas Telanjang di Kapal, Petugas Angkut Mayat Sugiono Pakai Hazmat Suit
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi