Suara.com - Mabes Polri mengklaim terus melakukan penindakan terhadap warga yang berkerumun selama pandemi Corona COVID-19.
Untuk mengantisipasi penyebaran sampar corona ini, polisi telah membubarkan 1.371 kegiatan yang memicu kerumunan massa di sejumlah wilayah Indonesia.
"Ada di wilayah Jakarta sampai di Indonesia lainnya. Sudah membubarkan kerumunan massa sebanyak 1.371 massa kerumunan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2020).
Menurut Argo, tindakan pembubaran kerumunan orang itu juga melibatkan TNI dan petugas pemerintah setempat. Operasi pencegahan virus corona ini dilakukan di seluruh Polda.
"Semua juga terdapat di semua Polda. Semua ini dibantu dari TNI dan Pemda," ujar Argo.
Dia juga mengingatkan agar masyarakat bisa menaati kebijakan yang sudah diterapkan pemerintah agar bisa berdiam di rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
"Kami imbau kembali masyarakat tak melakukan pengumpulan massa, kita harus jadi pahlawan pemutus (mata rantai corona) dengan berada di rumah. Semoga bangsa kami dengan disiplin sehingga bisa cepat selesai berkaitan virus corona," kata dia.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz telah mengerahkan personelnya untuk membubarkan masyarakat yang masih berkerumun dan berkumpul di tengah mewabahnya Covid-19. Hal itu tertuang dalam Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Berdasar isi maklumat tersebut, setidaknya ada lima jenis kegiatan massa yang dapat dibubarkan. Di antaranya;
Baca Juga: Pemerintah Janji Bahan Pangan Akan Selalu Ada Ditengah Pandemi Corona
Pertama, pertemuan sosial, budaya, keagamaan, dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, dan kegiatan lainnya yang sejenis.
Kedua, kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga.
Ketiga, kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan.
Keempat, unjuk rasa, pawai, dan karnaval.
Kelima, kegiatan lain yang menjadikan berkumpulnya massa.
Berita Terkait
-
Gisella Anastasia dan Wijin Pose Berdempetan, Warganet: Corona Woi Corona!
-
Imbas Corona, Bioskop di Jakarta Tutup
-
Keikhlasan Perawat Corona: Kerja Makin Berat, Shif Malam Tak Dapat Makan
-
Terus Bertambah, Polri Tangani 46 Kasus Hoaks Terkait Covid-19
-
Sumbar Tanggap Darurat Corona, Gubernur: Tutup Penerbangan Luar Negeri
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya
-
Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang
-
Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut