Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany, mengungkapkan ide soal penanganan corona pada pemerintah. Hal itu ia tulis melalui akun twitternya pada Jumat (27/3/2020).
"Ide: Pemerintah bisa kasih modal awal ke beberapa perusahaan bahkan yang tidak bergerak di bidang kesehatan," tulis Tsamara Amany.
Menurutnya, harus ada mobilisasi perusahaan-perusahaan untuk memproduksi kebutuhan alat-alat kesehatan.
"Mobilisasi pabrik mereka untuk produksi APD, kasur rumah sakit, ventilator, dan segala kebutuhan fasilitas kesehatan, beli hasil produksi ini untuk memenuhi kebutuhan faskes" tambahnya.
Saat ditanyai warganet soal keamanan para pekerja pabrik untuk pembuatan APD, ia menyatakan bahwa pemerintah juga harus memikirkan hal tersebut.
"Harus dipikirkan juga soal ini. Sebenarnya kalau serius harusnya bisa. Mau enggak mau produksi kan tetap harus jalan," cuitnya.
Unggahan Tsamara itu mendapatkan berbagai komentar dari warganet baik pro maupun kontra.
"@psi_id kan bagian dari orang dalam pemerintah. Pasti ada kontak ring 1. Semoga ide-idenya tidak cuma share di twitter, tapi langsung sampaikan ke atas ya," tulis akun @TriAndry.
"Setuju, terutama perusahaan-perusahaan donatur partai," tambah akun @llaydaptak.
Baca Juga: Kemenhub Akui Banyak Masyarakat yang Mudik Lebih Awal
Untuk perlengkapan APD, Indonesia sejauh ini mengimpor dari China dalam memenuhi kebutuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan
-
Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal