Suara.com - Pemerintah Spanyol memilih untuk mengembalikan alat uji virus corona buatan China yang telah mereka edarkan ke publik.
Menyadur dari The Guardian, sebanyak 58 ribu alat uji virus corona buatan China telah ditarik oleh pemerintah Spanyol setelah mengetahui bahwa tingkat akurasinya hanya sebesar 30 persen.
Spanyol telah menganggarkan senilai 432 juta Euro untuk membeli peralatan kesehatan penangan virus corona. Peralatan tersebut berupa alat tes, masker, sarung tangan dan APD lainnya ke China.
Namun sejumlah alat tes buatan China yang telah dibeli beberapa minggu lalu diketahui tidak memenuhi standar pengujian.
"Tes pertama pada rapid test dilakukan secara bersamaan di sebuah rumah sakit di Madrid oleh Carlos III Health Institut, dan setelah tahu bahwa sensitivitas pada alat tersebut rendah, mereka menariknya," kata perwakilan dari Kementerian Kesehatan pada Kamis (26/3/2020).
Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan akan mengembalikan rapid test tersebut.
Mereka menekankan bahwa rapid test tersebut bukan dibeli langsung dari produsen China, melainkan dari sebuah perusahaan pemasok alat kesehatan.
Sementara itu, pemerintah China mengatakan bahwa rapid test tersebut dibuat oleh perusahaan yang tidak terdaftar sebagai produsen resmi di China.
Spanyol mengikuti peraturan Uni Eropa, bahwa sebuah produk bisa dibeli dan dijual di seluruh wilayah Uni Eropa jika telak memenuhi standar sertifikasi Eropa.
Baca Juga: Hanya 2 Hari, Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona Naik Jadi 81 Orang
Berita Terkait
-
China Sudah Mulai Pemulihan, Kita Masih Terjebak Corona
-
Berlapis-lapis, Dokter China Tunjukkan Cara Pakai APD sebelum 'Perang'
-
Nekat, Pasar Hewan di China Kembali Dibuka
-
838 Meninggal karena Virus Corona dalam Sehari, Spanyol Rumahkan Pekerja
-
Waspada Gelombang Kedua, China Laporkan 693 Kasus Impor Virus Corona
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
-
Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra
-
Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati
-
Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen
-
Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang
-
Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
-
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam