Selanjutnya tugas relawan yakni menyiapkan tempat khusus isolasi. Para relawan kata Eko harus mulai mendata tempat-tempat untuk karantina dan kemudian diusulkan ke Desa.
"Jadi relawan harus mulai mendata mendata tempat-tempat yang kira-kira representative dan nanti akan diusulkan oleh desa direkomendasikan oleh kesehatan tim kesehatan yang ada di kabupaten atau puskesmas yang ada di wilayah. Jadi kalau misalnya nanti disiapkan tempat-tempat isolasi," katanya.
Relawan Desa Tanggap Covid-19 juga harus mulai mendata tamu-tamu atau orang yang datang dari wilayah yang terdampak Covid-19.
Kemudian para relawan harus membuat pos jaga gerbang desa untuk memantau mobilitas warga. Hal ini menyusul sudah banyak warga yang sudah mudik ke kampung halamannya
"Jadi desa harus mulai menjaga menjaga di tempat-tempat masuk wilayah desa itu sendiri, bukan hanya menghambat tapi untuk menjaga kesehatan untuk menjaga masyarakatnya dari dampak corona ini. Mereka harus didata siapa yang masuk siapa yang keluar dan sebagainya itu nanti di pos jaga itu. Selain itu juga ini siapa ODP atau pasien yang dalam pengawasan itu juga harus di data dan dilaporkan kepada pihak yang berwenang di tim kesehatan yang ada di kabupaten," katanya menjelaskan.
Para Relawan Desa Tanggap Covid-19 juga harus memastikan tidak ada kerumunan serta tidak memberikan izin terhadap masyarakat yang akan menyelenggarakan kegiatan
Namun jika masih ada yang menyelenggarakan kegiatan, pemerintah desa bersama relawan desa akan membubarkan melalui bantuan Babinsa ada Babinkamtibmas
Kemudian para Relawan Desa Tanggap Covid-19 harus memantau warga yang melakukan isolasi mandiri
"Yang berikutnya adalah pengawalan warga yang berkewajiban melaksanakan mandiri karantina mandiri atau isolasi mandiri, ini harus jelas mana. Kalau desa sudah mempunyai tempat isolasi mereka yang disiapkan itu bisa langsung di situ. Tapi secara mandiri juga harus diawasi harus dilaporkan kepada kesehatan yang ada di kabupaten maupun di wilayah setempat," tutur Eko.
Baca Juga: Cegah Covid-19 di Pelosok, Kemendes Keluarkan Edaran Desa Tanggap Covid-19
Tak hanya itu, Relawan Desa Tanggap Covid-19 juga membantu tenaga kesehatan menangani warga yang berstatus ODP.
"Jadi ini adalah sudah pasien ini harus sudah sudah dilaporkan dan itu harus ada perawatan yang lebih khusus tidak cukup hanya diisolasi tapi itu tergantung nanti bagaimana yang dikoordinasikan dengan tim yang ada di daerah BNPB dan tim kesehatan yang ada di daerah," imbuh dia.
Berita Terkait
-
Gegara Corona, BPS Bakal Perpanjang Waktu Sensus Penduduk Secara Online
-
Hasil Tes Keluar, Seluruh Penggawa Bhayangkara FC Negatif COVID-19
-
Cegah Corona, Polda Metro Jaya Semprotkan Disinfektan ke Kepulauan Seribu
-
Korban Virus Corona di Luar Negeri Bikin Shireen Sungkar Takut
-
Pemprov Sumbar Minta Angkutan Umum Setop Operasi, Organda: Penerbangan Juga
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional